8 Hal yang Wajib Dicek Setelah Mobil Terendam Banjir, Jangan Sampai Dibiarkan!

Dapurpacu.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta baru-baru ini menyebabkan banjir di beberapa titik, menggenangi mobil-mobil yang terparkir di pinggir jalan. Jika mobil Anda kebetulan jadi korban banjir, jangan tunda untuk segera memeriksanya!

Mobil terendam banjir butuh perhatian khusus supaya tidak mengalami kerusakan parah. Bahkan, meski terlihat normal, bisa jadi ada komponen yang rusak atau terkontaminasi air. Bowo, Manager Bengkel Resmi Honda Bintaro, memberikan beberapa tips penting yang perlu dilakukan setelah mobil terendam banjir.

1. Segera Ganti Oli Mesin dan Cairan Lainnya

Air banjir yang masuk ke ruang mesin bisa bercampur dengan oli dan cairan lainnya. Ini bisa merusak komponen vital. Jadi, oli mesin, oli transmisi, serta semua cairan lainnya harus segera diganti setelah banjir. Bowo menyarankan agar segera mengirim mobil ke bengkel untuk pemeriksaan menyeluruh.

2. Periksa Filter Udara dan Intake Manifold

Banjir bisa menyebabkan air masuk ke dalam filter udara dan intake manifold, yang pastinya akan mengganggu performa mesin. Kalau filter udara sudah terkena air, lebih baik diganti demi menjaga kualitas performa mobil Anda.

3. Cek Terjadi Water Hammer atau Tidak

Jika Anda sempat menghidupkan mesin saat banjir, ada kemungkinan air masuk ke dalam mesin, yang bisa menyebabkan fenomena yang disebut water hammer. Ini berisiko merusak mesin secara permanen. Oleh karena itu, cek kondisi mesin untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat water hammer.

4. Periksa Tangki Bahan Bakar dan Isiannya

Tangki bahan bakar juga rentan terkena air, terutama jika mobil terendam cukup lama. Jika air tercampur dengan bahan bakar, maka Anda harus menguras tangki bahan bakar dan menggantinya dengan bahan bakar yang bersih.

Baca Juga:  Beli Mobil di Pameran? Wajib Simak 4 Tips Ini Biar Gak Kejebak Gimmick Promo!

5. Periksa Kondisi Transmisi

Transmisi, baik itu matik atau manual, perlu pemeriksaan ekstra. Khususnya untuk mobil transmisi manual, air yang masuk ke sistem kopling bisa membuat kopling lengket dan tidak berfungsi dengan baik. Pastikan transmisi Anda bekerja normal setelah kejadian banjir.

6. Bersihkan Interior Mobil

Jika interior mobil terendam, segera bersihkan dan pastikan semua bagian, seperti karpet dan jok, benar-benar kering. Anda mungkin perlu membongkar sebagian interior untuk menghindari bau tidak sedap dan jamur. Segera jemur atau bawa ke tukang cuci mobil profesional untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

7. Cek Sistem Kelistrikan Mobil

Salah satu bagian yang paling rentan rusak akibat terendam banjir adalah sistem kelistrikan. Modul-modul penting seperti ECU, modul airbag, dan sistem keamanan lainnya bisa terkontaminasi air dan menyebabkan masalah serius. Sumarno, pemilik Masmun Sukses Motor di Solo, Jawa Tengah, menyarankan untuk segera mengirim mobil ke bengkel dalam waktu kurang dari 24 jam setelah terendam, untuk menghindari kerusakan parah pada komponen kelistrikan.

Beberapa komponen kelistrikan yang wajib dicek:

  • Electronic Control Unit (ECU)
  • Modul Airbag
  • Modul Power Steering Elektronik
  • Modul Doorlock & Keyless Entry
  • Modul AC dan masih banyak lagi.

8. Periksa Sistem Rem

Sistem rem adalah bagian yang sangat krusial setelah mobil terendam banjir. Rem yang basah atau terkontaminasi air bisa berfungsi dengan buruk dan berbahaya. Cek dan bersihkan sistem rem Anda untuk memastikan fungsinya tetap optimal.