3 Inovasi Mobil Formula 1 yang Akhirnya Dilarang

Dapurpacu.com – Dunia Formula 1 bukan cuma ajang adu nyali pembalap, tapi juga arena adu otak para insinyur. Kreativitas mereka kadang melahirkan ide-ide brilian, tapi saking nyelenehnya sampai bikin FIA angkat tangan dan akhirnya melarang. Nah, ini dia tiga inovasi paling ikonik di Formula 1 yang akhirnya nggak boleh dipakai lagi.

1. Brabham BT46B: Mobil Kipas yang Bikin Niki Lauda Juara

Sekilas Brabham BT46B di tahun 1978 tampak seperti mobil F1 biasa: bodi lebar, rendah, dengan sayap sederhana khas era 70-an. Tapi kalau dilihat lebih detail, di bagian belakang ada kipas gede yang langsung terhubung ke transmisi. Kipas ini menyedot udara dari bawah mobil, bikin efek hisap alias downforce makin kuat.

Hasilnya? Mobil dijuluki “Fan Car” ini sukses nganterin Niki Lauda menang di debutnya di GP Swedia 1978. Sayangnya, meski awalnya nggak langsung dilarang, tahun 1979 FIA resmi menutup celah regulasi dan mobil kipas ini pun masuk daftar hitam.

2. Tyrrell P34: Mobil 6 Roda yang Jadi Legenda

Kalau biasanya mobil punya 4 roda, Tyrrell P34 bikin kejutan dengan 6 roda! Empat roda kecil ada di depan, dua roda besar di belakang. Tujuannya jelas: traksi lebih mantap, pengereman lebih maksimal, dan performa lebih stabil di tikungan.

Mobil ini nggak sekadar gimmick. Patrick Depailler berhasil bawa P34 finish podium, bahkan sempat meraih kemenangan. Sayangnya, setelah Goodyear berhenti bikin ban kecil khusus roda depan, proyek ini terpaksa dihentikan. Akhirnya di era 1980-an, aturan F1 dipertegas: mobil balap hanya boleh pakai empat roda.

3. DAS Mercedes: Setir Dua Fungsi yang Bikin Geger

Lompat ke era modern, tepatnya musim 2020, Mercedes ngenalin Dual Axis Steering (DAS). Sistem ini bikin pembalap bisa ngatur sudut roda depan cuma dengan narik atau dorong setir. Di trek lurus, setir bisa ditarik biar hambatan udara lebih kecil dan ban lebih awet. Pas mau masuk tikungan, setir didorong lagi supaya cengkeraman lebih kuat.

Baca Juga:  George Russell Siap Pimpin Mercedes: Memasuki Babak Baru dalam Karier F1

Fungsinya gokil banget: dari stabilitas, handling, sampai kontrol suhu ban, semua bisa diatur real time. Tapi tentu aja sistem ini bikin tim rival heboh. Walau DAS masih dianggap legal untuk musim 2020, FIA langsung melarang penggunaannya mulai 2021. Hasilnya? Mercedes tetap dominan dengan 13 kemenangan dari 17 balapan musim itu.

Kesimpulan

Formula 1 emang selalu jadi laboratorium teknologi dengan ide-ide edan yang kadang bikin kagum sekaligus kontroversial. Dari mobil kipas Brabham, Tyrrell 6 roda, sampai setir DAS Mercedes, semua membuktikan kalau kreativitas insinyur sama panasnya dengan persaingan di lintasan. Dan pada akhirnya, aturan ada untuk menjaga balapan tetap adil—meski sedikit banyak mengorbankan inovasi “liar” yang bisa bikin sejarah.