Simracer Indonesia Mendominasi Honda Racing Simulator Musim Ketiga

DAPURPACU – PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan para pemenang Honda Racing Simulator Championship (HRSC) 2022, dari tiga kelas yang dilombakan, Selasa (13/12).

Pada musim ketiga ini, para pebalap asal Indonesia sukses bersaing dengan peserta dari berbagai negara dan berhasil mendominasi gelar juara di berbagai kelas.

Sebagai informasi, kejuaraan HRSC tahun ini telah digelar sebanyak enam putaran, yang dimulai sejak 27 Agustus lalu dan telah menyelesaikan seri terakhirnya pada 26 November.

Lebih dari 200 peserta turut ambil bagian di babak kualifikasi, sebagai ajang penyaringan peserta menuju putaran final. Untuk pertama kalinya, kompetisi ini diikuti para pebalap dari berbagai negara.

Dari total 105 finalis yang berlaga di putaran final, sebanyak 23 peserta berasal dari berbagai negara antara lain Malaysia, Estonia, Australia dan Bulgaria.

Communication Strategy Senior Manager HPM, Adhi Parama Sugarda mengatakan, di musim ketiga HRSC ini berhasil menjaring lebih banyak peserta baik dari Indonesia maupun mancanegara.

Parama juga mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh para simracer Indonesia yang mampu bersaing dan mendominasi gelar juara di berbagai kelas.

“Hasil di musim ini menunjukkan popularitas balap simulator makin tinggi di Indonesia, dengan kemampuan para pebalap lokal yang tidak kalah dengan negara lainnya,” tambahnya.

Pada kelas paling bergengsi yaitu Honda Civic Type R, Daffa Ardiansyah keluar sebagai juara dengan total poin 101 poin dan berhasil mengungguli 34 peserta lain, termasuk 17 pebalap internasional.

Daffa sendiri merupakan peserta termuda yang saat ini berusia 15 tahun. Posisi kedua ditempati Jaka Siswoyo dengan total 84 poin, lalu Presley Peter dengan total 72 poin di peringkat ketiga.

Baca Juga:  Wuling Meluncurkan Alves Ke Pasar Otomotif Indonesia

Dominasi pebalap Indonesia juga terlihat di kelas Honda City Hatchback RS, dimana Anandyo Dwiki berhasil menjadi juara dengan total 81 poin.

Urutan kedua dihuni Ilhamulkarin Shaquille dengan total 71 poin. Sementara peringkat ketiga ditempati pebalap dari Malaysia, yaitu Sim Kai Wern dengan total 59 poin.

Persaingan sengit juga terjadi di kelas Honda Brio RS Urbanite. Rialto Ristofani sukses menjadi juara pertama setelah mengumpulkan total 98 poin di kelas itu.

Sedangkan peringkat kedua dan ketiga ditempati Daffa Harits dan Gigih Ihsan yang terus beradu sengit hingga akhir musim. Keduanya terpaut satu poin saja (79 vs 78 poin).

Kompetisi Livery Contest

Untuk semakin meramaikan ajang ini, kompetisi HRSC juga menggelar Livery Contest yang memperlombakan kreativitas dari peserta dalam menghiasi kendaraan kebanggaan mereka.

Empat aspek digunakan sebagai faktor utama penilaiannya, yaitu kesesuaian dengan tema, kreativitas, dapat diwujudnyatakan dan belum pernah dipakai dalam ajang manapun.

Pemenang Livery Contest pada Pre-Qualifying ditempati oleh tim Macoi-M Virtual Team, sementara Livery Contest Honda Brio RS Urbanite Class diraih tim Confusa.

Untuk juara Livery Contest Honda City Hatchback RS diraih tim Psychopath Eracing Academy, dan juara Livery Contest Honda Civic Type R diraih tim Sparta dari Bulgaria.