Jorge Martin Tantang Diri untuk Kembali Kuat di MotoGP 2025 Setelah Cedera
Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin, tetap optimistis bisa bersaing merebut gelar juara MotoGP 2025 meskipun telah absen pada dua seri pertama musim ini. Martin mengungkapkan bahwa ia tidak akan menyerah, meskipun ia sudah kehilangan waktu di dua balapan awal.
Martin melewatkan tes pramusim selama musim dingin dan dua balapan pertama MotoGP 2025 karena cedera yang ia alami pada hari pertama tes pramusim serta saat latihan individu menjelang seri Thailand.
Jorge Martin, yang dikenal dengan julukan Martinator, bahkan sudah memastikan dirinya absen di MotoGP Amerika Serikat 2025. Balapan yang akan digelar di Circuit of The Americas (CoTA) di Austin, Amerika Serikat, pada 28-31 Maret 2025 ini, juga tidak akan diikutinya.
1. Optimisme Martin Meskipun Absen MotoGP 2025
Meskipun telah absen dalam tiga balapan awal, Martin tetap yakin ia bisa bersaing. Ia mengungkapkan bahwa kehilangan poin di awal musim tidak akan menghalangi tekadnya untuk membawa Aprilia Racing meraih gelar pertama mereka.
“Saya suka dengan tantangan, dan ini adalah tantangan besar mencoba menang dengan motor yang belum pernah memenangkan kejuaraan sebelumnya. Saya senang dengan itu,” ujar Martin seperti yang dilansir dari Crash pada Sabtu (22/3/2025).
2. Tertinggal Jauh dari Pesaing
Meski demikian, Martin menyadari bahwa ia akan tertinggal jauh dari pesaingnya setelah kehilangan banyak poin. Ia mengatakan bahwa saat ini, ia harus segera menyesuaikan diri dengan motor dan berjanji akan kembali lebih kuat setelahnya.
“Jika dibandingkan dengan yang lain, saya sudah tertinggal sekitar 5.000 km. Jadi saya perlu kembali dan membiasakan diri dengan motor sesegera mungkin,” tambahnya.
“Semua ini terjadi dengan alasan, dan itu akan membuat kami lebih kuat lagi di masa depan,” lanjutnya penuh semangat.
“Bersama Aprilia, saya yakin kami akan kembali lebih kuat,” tutup Martin.
Saat ini, Marc Marquez (Ducati Lenovo) memimpin klasemen sementara dengan 74 poin, setelah mencatatkan kemenangan dalam sprint race dan balapan utama di GP Thailand dan Argentina. Jika Marquez kembali menang di GP Amerika Serikat, Martin akan semakin sulit mengejar, mengingat perbedaan poin yang signifikan, ditambah dengan tantangan Martin yang masih perlu beradaptasi dengan motor RS-GP.