Waspadai Efek Samping Yamaha Aerox 155 yang Sering Terjemur Matahari
Dapurpacu.com – Buat pemilik Yamaha Aerox 155, hati-hati kalau hobi parkir di bawah matahari. Bukan cuma bodi yang kepanasan, panel speedometer berisiko mengalami sunburn alias bercak cokelat kehitaman di layar.
Masalah ini bukan cerita baru. Unit lama sampai keluaran terbaru sama-sama bisa kena. Kenapa kok Aerox lebih rentan?
Kenapa Aerox 155 Rawan Sunburn?
Menurut Agus Akmal (Ramet Speed, Ciputat), kuncinya ada di desain panel yang datar. Sudut itu membuat sinar UV menembak layar secara langsung. Lapisan polarizer di balik layar pun cepat rusak, lalu muncul noda seperti terbakar.
Faktor kedua: backlight panel Aerox terang banget. Walau sudah LED, pancarannya lebih kuat dibanding banyak skutik lain. Kombinasi panas matahari dan panas internal inilah yang mempercepat kerusakan.
Seberapa Cepat Kerusakannya?
Umumnya, panel digital baru “gosong” setelah >5 tahun dijemur terus. Namun pada Aerox, kasus 2–3 tahun sudah ada yang muncul gejala. Dua faktor tadi yang mempercepat: paparan UV langsung dan cahaya panel yang intens.
Bisa Diperbaiki?
Tenang, bisa diservis. Biasanya teknisi mengganti lapisan polarizer atau melakukan perapihan internal layar. Biaya mulai Rp 200 ribuan, tergantung tingkat kerusakan.
Cara Mengurangi Risiko
-
Cari parkir teduh atau pakai cover setang/panel saat berhenti lama.
-
Hindari memposisikan motor menghadap matahari langsung.
-
Saat parkir outdoor, manfaatkan sun visor/penutup sederhana di area panel.
Butuh konsultasi atau perbaikan? Anda bisa menghubungi Agus (Ramet Speed, Ciputat) di 0838-9860-1461 untuk cek kondisi dan estimasi biaya. (dp/ay)
