Suzuki Siapkan Motor Listrik Retro hingga Gixxer Etanol untuk Japan Mobility Show 2025
Jakarta, Dapurpacu.com – Suzuki siap bikin gebrakan besar di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025 akhir bulan ini. Pabrikan berlogo “S” itu bakal memamerkan lini kendaraan masa depan yang super beragam, mulai dari motor listrik bergaya retro, motor sport berbahan bakar etanol, hingga sepeda listrik lipat. Semua tampil di bawah tema besar mereka, “By Your Side”, yang mencerminkan komitmen Suzuki untuk terus menemani konsumen di setiap perubahan zaman.
e-VanVan, Motor Listrik Retro dengan Sentuhan Modern
Salah satu bintang utama Suzuki di JMS 2025 adalah e-VanVan, motor listrik yang terinspirasi dari VanVan klasik era 1970-an. Suzuki meraciknya dengan desain retro yang dipadukan warna serta grafis digital unik. Meski tampil jadul, jiwa motor ini tetap modern dan fun untuk dikendarai.
Motor konsep ini dibuat untuk mereka yang ingin menikmati pengalaman berkendara motor listrik tanpa kehilangan nuansa klasik. Suzuki mengklaim e-VanVan punya performa setara motor 125 cc, dengan dimensi 1.810 x 825 x 1.050 mm.
“Ini cara baru menikmati kendaraan listrik yang tetap asyik dikendarai,” ungkap Suzuki dalam rilis resminya.
GSX-8T dan GSX-8TT, Motor Neo-Retro Berotot

Buat penggemar motor sport, Suzuki juga menghadirkan GSX-8T dan GSX-8TT. Keduanya merupakan versi baru dari GSX-8S, yang kini tampil dengan gaya neo-retro.
Motor ini menggabungkan desain klasik dengan sentuhan teknologi modern. Ditenagai mesin 775 cc 4-tak, GSX-8T dan GSX-8TT hadir dengan dimensi 2.115 x 775 x 1.105 mm, lengkap dengan sistem kontrol elektronik terkini untuk memberikan sensasi berkendara yang aman sekaligus menyenangkan.
Model ini dikabarkan siap dipasarkan di Jepang setelah debut di pameran tersebut.
e-PO, Sepeda Listrik Lipat dengan Tenaga Assist

Suzuki tidak hanya fokus di motor besar, tapi juga menghadirkan e-PO, sepeda listrik lipat yang praktis dan ramah lingkungan. Dirancang untuk mobilitas jarak pendek, e-PO bisa digunakan seperti sepeda biasa namun dilengkapi tenaga assist listrik yang membantu pengendara saat mengayuh.
Baterainya mampu menopang jarak hingga 30 km, sementara tenaga motor listriknya sebesar 0,25 kW, setara motor 50 cc. Dengan ukuran 1.531 x 550 x 990 mm, e-PO sangat ideal untuk penggunaan harian di perkotaan yang padat.
Pengguna juga bisa berkendara tanpa mengayuh, cukup dengan menekan pedal gas. Suzuki menegaskan e-PO jadi solusi mobilitas masa depan yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan kesenangan berkendara.
Suzuki Burgman Hidrogen, Arah Baru Menuju Nol Emisi

Tak mau ketinggalan dalam tren bahan bakar alternatif, Suzuki juga menyiapkan Burgman bermesin hidrogen. Proyek ini merupakan bagian dari riset multi-pathway Suzuki dalam mencapai target netralitas karbon. Walau masih tahap pengembangan, langkah ini menunjukkan keseriusan Suzuki dalam menggarap teknologi bersih di masa depan.
Gixxer SF 250 Etanol, Ramah Lingkungan dan Tetap Kencang

Selain kendaraan listrik dan hidrogen, Suzuki juga memperkenalkan Gixxer SF 250 FFV (Flexible Fuel Vehicle). Motor sport ini bisa menenggak bahan bakar etanol hingga 85 persen, hasil pengembangan dari mesin konvensional 249 cc.
Dengan memodifikasi injektor, pompa bahan bakar, dan sistem kontrol mesin, Suzuki berhasil menciptakan motor yang fleksibel terhadap jenis bahan bakar tanpa kehilangan performa. Penggunaan bioetanol nabati juga berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi CO₂ dibandingkan bahan bakar fosil. (dp/ay)
