Inilah Alasan Daihatsu Bikin Gran Max Versi Transmisi Otomatis
Dapurpacu.com – Daihatsu baru saja meluncurkan Gran Max Blind Van 1.5 A/T, kendaraan niaga ringan pertama di kelasnya yang pakai transmisi otomatis. Langkah ini bukan tanpa alasan, karena PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengaku keputusan tersebut lahir dari hasil riset mendalam mengenai kebutuhan nyata para pengemudi niaga.
Hasil Riset: Pengemudi Habiskan Waktu Panjang di Jalan
Menurut Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director PT ADM, mayoritas pengemudi kendaraan niaga bekerja dengan ritme padat. Mereka sering membawa barang penuh sejak pagi hingga sore untuk mengantar ke berbagai titik konsumen. Artinya, hampir seharian penuh mereka berada di balik kemudi.
Karena itu, kebutuhan akan kendaraan operasional yang lebih nyaman dan minim lelah jadi semakin penting. Dari sinilah muncul ide untuk menghadirkan Gran Max dengan transmisi otomatis.
Fokus pada Segmen Retail dan Fleet
Dalam riset ADM, ada dua karakter pengguna utama: retail dan fleet. Bagi perusahaan fleet, faktor kenyamanan pengemudi dan keselamatan kendaraan kini menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan tren perusahaan yang semakin mengadopsi konsep green company, di mana safety dan kenyamanan jadi standar utama.
Agung menegaskan, banyak perusahaan ingin armada mereka aman sekaligus nyaman. Daihatsu pun merespons kebutuhan tersebut dengan menghadirkan fitur-fitur yang berorientasi langsung pada pengemudi.
Fitur Praktis untuk Operasional Harian
Gran Max Blind Van 1.5 A/T membawa sederet pembaruan praktis. Ada transmisi otomatis 4-percepatan, power steering, hingga pintu geser (sliding door) yang memudahkan aktivitas bongkar muat barang. Kehadiran fitur ini membuat operasional harian lebih efisien dan tidak membebani pengemudi.
Keselamatan Jadi Kunci
Bukan hanya soal kenyamanan, Daihatsu juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan. Gran Max A/T sudah dilengkapi Dual SRS Airbag, Vehicle Stability Control (VSC), Anti-lock Braking System (ABS), dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD). Paket ini jelas membuatnya lebih unggul dibanding varian manual yang masih mengandalkan fitur standar.
“Kalau Gran Max manual memang sudah punya safety advance. Tapi versi otomatis ini jauh lebih lengkap, baik dari sisi kenyamanan maupun keamanan,” kata Agung.
Harga Lebih Tinggi dari Varian Manual
Dengan tambahan teknologi dan fitur tersebut, harga Gran Max Blind Van 1.5 A/T lebih mahal Rp 25 juta dibanding model manual. Meski begitu, Daihatsu yakin varian ini mampu menjawab tuntutan bisnis modern yang butuh kendaraan niaga tangguh, aman, sekaligus nyaman untuk mendukung produktivitas sehari-hari. (*AY)
