Cara Mencegah Mobil Overheat Dan Mogok Yang Belum Orang Tahu

DAPURPACU.COM – Ketika sedang menghadapi kemacetan yang parah, mobil bisa mengalami overheat dan mogok. Overheat merupakan kondisi ketika panas mesin melebihi batas ukuran normal.

Adapun penyebab dari overheat di antaranya yaitu sirkulasi air radiator yang kurang lancar akibat karat, sambungan atau pegas tutup radiator yang tidak berfungsi hingga motor kipas yang mendinginkan radiator melemah. Untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan tidak terjadi overheat, ada beberapa tips yang perlu kamu simak.

Tips Mencegah Mobil Overheat yang Belum Orang Tahu

Mungkin banyak pengendara yang belum mengetahui tips mencegah mobil overheat. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan :

1. Periksa Selang dan Tutup Radiator

Tips pertama adalah mengecek selang dan juga tutup radiator mobil. Selang radiator harus diganti jika kondisinya sudah mengeras dan tidak lentur saat ditekan. Periksa juga karet pada tutup radiator. Jika kondisinya mengeras, maka akan mengakibatkan air pendingin mesin keluar radiator tidak melalui tabung resevoir.

2. Periksa Upper Tank dan Lower Tank

Periksa upper tank dan lower tank, terutama yang terbuat dari plastik. Letaknya berdekatan dengan mesin yang panas, sehingga upper tank sering mengalami retak dan mengalami bocornya air radiator.

3. Pastikan Kipas Pendingin Berfungsi dengan Maksimal

Kipas radiator berfungsi untuk mendinginkan radiator. Tujuannya adalah agar proses pendinginan bisa berjalan maksimal.

Apabila kipas tidak berjalan dengan maksimal, maka radiator akan mudah panas dan menyebabkan mesin mudah overheat. Jadi, pastikan putaran kipas pendingin maksimal. Jika terdapat gejala tak normal, minta bantuan mekanik untuk memeriksanya.

4. Kontrol Radiator

 

Jika mesin dibiarkan dalam kondisi menyala, air radiator bisa panas dan berisiko menguap. Terlebih jika AC menyala, kemungkinan mesin overheat akan semakin tinggi. Sehingga, kamu perlu mengontrol air radiator dalam batas maksimal. Sebaiknya gunakan air khusus radiator.

Baca Juga:  Spesifikasi Motor MX King Yamaha 2021

Kemudian, pastikan sirkulasi air radiator lancar. Ketika mengecek radiator, pastikan pula mesin kendaraan dalam kondisi dingin. Jika tutup radiator dibuka saat mesin dalam keadaan panas, air radiator akan menyembur. Hati-hati!

5. Periksa Ketinggian Oli

Oli berfungsi melumasi mesin-mesin yang bergesekan dan mendinginkan mesin. Pastikan kondisi oli mesin sesuai. Kamu bisa mengukur ketinggiannya dengan oli stick.

6. Periksa Kondisi V-Belt

Periksa v belt yang memutar water pump pada mobil. Jika kondisinya sudah nampak retak, maka segera ganti.

7. Menggunakan Radiator Coolant

Ketika tidak diberi radiator coolant, biasanya air radiator akan berwarna kuning. Hal ini disebabkan oleh reaksi antara air yang dipanaskan dan logam. Larutan logam sering menjadi kerak yang kemudian menyumbat saluran radiator.

8. Pastikan Kabin Mobil Nyaman

Periksa kondisi filter kabin agar evaporator tidak mudah kotor dan gagal membuat dingin udara kabin. Bersihkan kondensor di depan ruang mesin dari kotoran yang menghambat pelepasan panas freon. Selebihnya kamu bisa menyerahkan tugas perawatan AC kepada bengkel resmi.