Mobil Merek BYD Pasarkan Mobil Listrik Di Semester Pertama 2024

DAPURPACU.COM – Merek Build Your Dream (BYD) bakal meresmikan bisnisnya di Indonesia. Sekaligus menandakan pasar otomotif nasional kian ramai, terutama di segmen elektrifikasi PHEV dan BEV. Masuknya BYD tentu menjadi ancaman baru bagi kalangan pemain lama, terutama dari merek Jepang dan Korea Selatan. Lalu, model mobil listrik apa yang bakal dipasarkan?

Ada bisikan sejumlah model yang kemungkinan besar masuk adalah Atto 3, Atto 4, BYD Dolphin dan Dynasty Series. Atto 3 adalah SUV atau crossover BEV yang dipasarkan di Tiongkok dengan nama Yuan Plus. Kendaraan ini mulai dipasarkan di Cina pada Februari 2022 , menjadi passenger car electric pertama BYD untuk pasar mancanegara.

BYD Seal atau Atto 4, kerap disebut sebagai Tesla Model 3 killer. Nama kendaraan ini di Cina, Biyadi Haibao alias BYD Seal yang berada di segmen sedan fastback medium. Termasuk dalam kategori passenger car kedua dari Ocean Series. Sedang yang pertama dari seri serupa adalah hatchback BYD Dolphin. Untuk Atto 4 atau Seal ini dibangun di atas e-Platform 3.0 dan platform electric terbaru.

Sementara untuk kategori seri Dynasty Series ada model Han dan Tang. Di negeri asalnya, model Dynasty Tang merupakan SUV/crossover dengan platform PHEV dan BEV dan pernah menjadi mobil PHEV terlaris di Cina tahun 2016 lalu.

Kehadiran BYD, bakal memberi warna baru bagi industri otomotif Indonesia. Seperti yang disebut Liu Xueliang, President Director BYD Asia-Pacific Division bahwa pihaknya sudah siap untuk berinvestasi di Indonesia. Membangun ekosistem kendaraan elektrifikasi roda empat mulai dari hulu sampai hilir. Bahkan, mereka bisa sendirian mengerjakannya.

Bukan tanpa alasan kalau BYD bersumbar seperti itu. Saat ini mereka adalah penjual New Energy Vehicle (NEV) tertinggi di dunia. Angka penjualan mobil elektrifikasinya pada 2023 mencapai tiga juta unit. Terdiri dari 1,6 juta unit kendaraan full elektrik dan 1,4 juta unit untuk kendaraan jenis PHEV. Atau mengalami kenaikan 62 persen dibandingkan 2022. Pendapatan pabrikan pun meningkat tiga kali lipat menjadi US$ 1,5 juta pada semester pertama 2023.

Baca Juga:  Hyundai IONIQ 5, subsidinya dikurangi Rp 70 juta, harganya semurah ini

Data dari Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM), total penjualan mobil elektrifikasi di Cina pada 2023 mencapai 9,4 juta unit. Naik dari 6,9 juta unit pada tahun 2022. Pada 2024 diramalkan naik lagi menjadi 11,5 juta unit. Sedangkan total penjualan mobil di Cina pada 2023 mencapai 30 juta unit.

BYD pun menjadi merek dengan penjualan tertinggi untuk pasar Tiongkok, mengalahkan Volkswagen dan Toyota. Seperti diketahui, pemecahan rekor penjualan mobil yang dilakukan oleh BYD pada tahun lalu memperpanjang dominasi brand lokal menguasai pasar otomotif nasional Tirai Bambu.

Mengutip carnewschina.com, penjualan mobil BYD di luar Cina pada tahun lalu mencapai 242.759 unit. Naik 336 persen dibandingkan 2022 yang hanya 55.656 unit. Model yang paling laris di luar negeri adalah Atto 3 dengan angka penjualan 100.020 unit dan menjadi yang terpopuler. Di posisi kedua tampil BYD Dolphin dengan angka jualan 74.884 unit pada 2023.