Lynk & Co Rilis Taser Sedan PHEV Terbaru Resmi Tahun 2024

DAPURPACU.COM – Lynk & Co, perusahaan otomotif Cina-Swedia yang dimiliki Geely Automobil Holdings dan Volvo Cars merilis foto model teranyarnya. Adalah 07 EM-P, sedan performa tinggi yang tengah diuji di kondisi musim dingin di Cina Utara. Model tersebut dikabarkan bakal dikenalkan secara resmi pada kuartal pertama 2024.

Tak diketahui lokasi pengujiannya. Dugaan di area terdingin Cina yang sering digunakan pabrikan otomotif Negeri Tiongkok untuk menguji produknya dengan kondisi ekstrem. Adapun suhu daerah tersebut bisa di bawah 40 derajat celsius.

Rupa 07 EM-P diduga mengikuti bahasa desain terbaru brand yang pertama kali dikenalkan melalui model konsep The Next Day Lynk & co. Adapun mobil konsep tersebut mempunyai gaya out of the box. Di samping penerangan utama dibuat menjalar selebar bodi dan menyatu dengan bumper, daytime running light dipasangkan segaris dengan samping kap. Hal ini membuat tampangnya menjadi agresif sambil tetap mempertahankan nuansa premium dan futuristis.

Tak ada grille konvensional terpasang. Ini menjadi penanda mobil listrik. Hanya ada intake udara besar di bawah yang biasanya untuk kebutuhan downforce dan aerodinamika. Pada sisi terdapat aksen yang membuatnya terasa sangat modern. Ia dipadukan velg palang lima kaku dan agresif berkelir ganda. Untuk membantu udara mengalir lancar dipasangkan gagang pintu tersembunyi dan spion tanpa rumah besar.

Buritan tak kalah atraktif. Layaknya depan lampu kombinasinya dibikin memanjang selebar bodi. Palang lampu tersebut sangat pipih dengan dua ujung yang membesar sebagai kendang sein dan penanda mundur. Bumper kontras bodi punya detail berotot, lengkap dengan diffuser guna memastikan performa tinggi. Semetara atapnya dibuat landai ke ujung belakang layaknya konsep coupe. Bila melihat foto spyshot, mobil memiliki ciri-ciri serupa tapi lebih jinak.

Baca Juga:  Honda Luncurkan 2 Mobil Listrik, Ngecas Sampai 80 Persen

Terkait performa, 07 EM-P dibangun memanfaatkan platform CMA Evo yang didesain khusus untuk kendaraan plug-in hybrid. Ini merupakan arsitektur yang turut dipakai SUV fastback Lynk & Co 08 tahun lalu. Dari sini bisa diduga jantung mekanisnya tak jauh berbeda dengan tiga varian ditawarkan.

Pertama adalah penggendong mesin konvensional 1.5 liter bertenaga 160 hp dengan motor listrik 160 kW atau 214 hp. Total output mencapai 280 kW atau 375 hp yang disokong baterai berkapasitas 21,2 kWh. Opsi kedua punya spesifikasi dan performa serupa, tapi catu daya berkapasitas lebih besar mencapai 39,8 kWh. Sementara varian ketiga mendapat tambahan motor listrik sehingga membuatnya jadi penggerak seluruh roda. Adapun kemampuan generator kedua mencapai 156 kW atau 209 hp dengan total keluaran 436 kW atau 584 hp. Baterainya sendiri juga punya daya 39,8 kWh. Sedan PHEV teranyar Lynk & Co dikabarkan masuk jalur produksi pada Februari tahun ini berdasarkan bocoran rencana pabrikan yang beredar.