Aion UT, Mobil Listrik Buatan Indonesia Tembus 2.000 Pemesanan

Jakarta, Dapurpacu.com – GAC Indonesia langsung bikin gebrakan. Sejak debut di GIIAS 2025, mobil listrik terbaru mereka, Aion UT, sudah meraih lebih dari 2.000 pesanan. Angka itu jadi bukti kalau pasar mobil listrik di Tanah Air makin panas.

Diproduksi Lokal di Cikampek

GAC Indonesia nggak cuma jual, mereka juga memproduksi Aion UT secara lokal di pabrik Cikampek, Jawa Barat. Statusnya CKD dengan TKDN 40%, dan pengiriman ke konsumen akan dimulai Oktober mendatang. Langkah ini jelas menunjukkan komitmen jangka panjang GAC di Indonesia.

Dua Varian, Premium Jadi Favorit

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan kalau peminat terbesar datang dari Jabodetabek. Ia juga bilang kalau mayoritas konsumen lebih memilih Aion UT Premium. Varian ini memang punya fitur paling lengkap dan teknologi paling canggih.

  • Aion UT Standard: Rp325 juta OTR Jakarta

  • Aion UT Premium: Rp363 juta OTR Jakarta

  • Dual tone option: tambah Rp3 juta

Selain itu, pilihan varian ini bikin konsumen gampang menyesuaikan kebutuhan. Yang cari mobil harian bisa pilih Standard, sementara yang ingin kenyamanan lebih tentu condong ke Premium.

Desain Futuristik dengan Teknologi Modern

Aion UT hadir dengan desain hatchback modern. Lampu LED, garis aerodinamis, dan detail ringkas bikin tampilannya futuristik. Sementara di dalam kabin, ada layar sentral 14,6 inci full HD, panoramic glass roof, serta material soft touch yang bikin kabin berasa premium.

Selain itu, chip Qualcomm SA8155P bikin sistem dalam mobil super responsif. Bahkan, pengemudi bisa mengatur banyak fungsi cukup dengan voice command “Hello Baby!”. Di sisi lain, aplikasi Aion App memudahkan kontrol jarak jauh mulai dari cek status kendaraan sampai ngunci pintu otomatis.

Baca Juga:  GIIAS 2025: Surga Teknologi dan Mobil Baru, Siap Digelar di ICE BSD!

Performa Baterai dan Varian Powertrain

GAC menyediakan dua pilihan baterai. Varian Standard pakai baterai 44,12 kWh dengan jarak tempuh 400 km. Sementara Premium dilengkapi baterai 60 kWh dengan jarak tempuh 500 km, plus dukungan fast charging yang bisa isi dari 30–80% hanya dalam 24 menit.

Selain itu, sistem ADiGO (Aion Digital Intelligent Gateway and Operation System) menambah lapisan keamanan. Dengan fitur ini, pengendara bisa lebih percaya diri saat berkendara jauh.

Jaminan After Sales

GAC juga memperhatikan sisi purna jual. Mereka kasih:

  • Lifetime warranty untuk baterai, motor, dan controller

  • Garansi kendaraan 8 tahun atau 160.000 km

  • Gratis perawatan 3 tahun atau 40.000 km

Dengan paket itu, konsumen bisa merasa lebih tenang dan nggak perlu khawatir soal biaya tambahan dalam beberapa tahun pertama.

Raih Penghargaan

Sebagai tambahan, Aion UT berhasil meraih gelar “Most Inspiring Hatchback of The Year 2025” dari Indonesia Automotive Awards. Penghargaan ini jadi pengakuan bahwa desain dan inovasi Aion UT benar-benar berhasil mencuri perhatian. (*AY)