Toyota bZ5 Siap Meluncur Pakai Baterai BYD dan Harga Mulai Rp 200 Jutaan!
Dapurpacu.com – Dunia mobil listrik makin seru nih! Toyota bersiap memperkenalkan model terbarunya, bZ5, secara resmi pada 10 Juni 2025. Mobil ini sudah lebih dulu dirakit di Tianjin, China, dan siap jadi penantang baru di segmen SUV listrik!
Mirip dengan kakaknya, Toyota bZ4X mobil ini juga mengusung platform e-TNGA, yang memang didesain khusus buat kendaraan listrik murni. Tapi yang bikin menarik, bZ5 hadir dengan teknologi baterai canggih dari BYD—yep, pakai Blade Battery yang dikenal efisien dan aman.
Tenaga listriknya? Jangan anggap remeh! Motor listrik dari FinDreams (anak perusahaan BYD) menyuplai daya hingga 200 kW atau sekitar 268 HP. Ngebut? Jelas bisa!
Jarak Tempuh Mantap, Desain Futuristik!
Toyota bZ5 bakal tersedia dalam dua varian jarak tempuh:
- 550 km
- 630 km
(Sesuai metode pengujian CLTC)
Soal desain, bZ5 punya gaya yang lebih tajam dan minimalis dibanding bZ4X. Bagian belakangnya terlihat lebih sporty, dan yang bikin makin keren, handle pintunya pakai model flush yang terkesan mewah dan modern.
Wajah depannya juga tampil beda berkat gril hammerhead-style—gaya khas Toyota masa kini!
Harga Mulai Rp 295 Jutaan!
Di pasar China, Toyota bZ5 dibanderol mulai dari 130.000 yuan hingga 160.000 yuan, atau setara Rp 295 juta – Rp 363 juta. Cukup ramah kantong buat kelas SUV listrik!
Namun, fokus utama penjualan bZ5 adalah pasar domestik Tiongkok. Kolaborasi Toyota dengan FAW Group ini dirancang sesuai selera dan kebutuhan konsumen lokal. Jadi, belum ada kabar pasti apakah bZ5 akan meluncur global, termasuk ke Indonesia.
Bagaimana dengan Pasar Indonesia?
Untuk saat ini, Toyota Indonesia baru menawarkan satu model EV dari lini bZ, yaitu bZ4X, yang masih diimpor langsung dari Jepang alias CBU. Harganya? Sekitar Rp 1,1 miliar dan berstatus spot order.
Sementara itu, Toyota Astra Motor (TAM) lebih fokus dorong mobil hybrid, yang dianggap lebih cocok dengan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Mobil hybrid punya keunggulan dalam efisiensi dan nggak tergantung sama SPKLU.
