4 Supercar Dengan Akselerasi Mobil Tercepat Di Dunia

DAPURPACU.COM – Tolok ukur akselerasi mobil makin lama dan makin gila. Era awal 2000, ketika bermunculan geng supercar seperti ferrari Enzo, McLaren SLR dan Porsche Carrera GT, angka 0-100 km/jam sekitar 3 detik sudahlah paling cepat. Namun sekarang torehan itu malah tergolong lambat. Mobil listrik harian pun bisa mengasapi mereka semua.

Salah satu modal yang membuatnya sangat cepat adalah penggunaan mesin besar serta dirancang bangun penuh level aerodinamika maksimal. Bahkan beberapa mobil diproduksi dengan jumlah yang terbatas dan hanya ditujukan secara ekslusif bagi mereka yang memiliki pengalaman mengendarai supercar.

McLaren P1-2,8 detik

Masih dianggap hypercar terbaik yang pernah diproduksi oleh pabrik asal Inggris ini sayangnya hanya masuk daftar paling belakang. McLaren P1 yang dibekali dengan mesin V8 berkapasitas 3.8 liter twin-turbo ini mampu berakselerasi dari 0-100km/jam hanya dalam 2,8 detik. Tapi angka tersebut menyaingi sebuah ferrari 812 Superfast yang dimodali mesin V12 berkapasitas 6.5 liter N/A. Namun McLaren P1 tetap unggul dengan kecepatan maksimal 350 km/jam.

Mesin McLaren P1 yang dikawinkan dengan motor listrik tersebut mampu memproduksi tenaga gabungan 903 hp dan torsi kombinasi yang mencapai 900 Nm. Seluruh tenaga dan torsi tersebut dialirkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 7-percepatan dual-clutch produksi Graziano Trasmissioni. Pabrikan memasarkan P1 ke seluruh dunia dengan banderol termahal US$2 juta atau sekitar Rp31 miliar off the road.

McLaren 750S – 2,7 detik

McLaren 750S juga punya akselerasi buas. Model yang baru dirilis pada awal tahun ini mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 2,7 detik. Kehadiran 750S sekaligus menggantikan eksistensi 720S yang telah diskontinyu namun memiliki rancang bangun mesin serupa. McLaren menanamkan mesin V8 4.0 – liter twin turbo yang menghasilkan tenaga 740 hp dan torsi puncak mencapai 800 Nm.

Selain itu ia memiliki layout mesin tengah dengan penggerak roda belakang yang dinilai menghasilkan bobot rasio tenaga yang seimbang. Bahkan kabarnya, sangat mudah melesatkan jalan raya, salah satu mobil yang bisa menyaingi 750S adalah BAC Mono single seater yang pabrikan yakni 750S Coupe dengan banderol US$330.000 dan 750S Spider yang dijual dengan harga US$350.000 atau sekitar Rp5,5 miliar off teh road.

Baca Juga:  Daimler Commercial Vehicles Indonesia menghadirkan layanan ini menjelang Mudik.

Chevrolet Corvette Z06 – 2,6 detik

Pabrikan Amerika Serikat juga tidak mau kalah, siapa sangka posisi 8 mobil dengan akselerasi tercepat diduduki oleh Chevrolet Corvette Z06. Berkat mesin V8 berkapasitas 5,5 liter yang mampu menghasilkan tenaga 670 hp ini bisa melesat dari posisi diam ke 100 km/ jam hanya dalam 2,6 detik saja. Corvette Z06 sendiri memiliki desain yang sangat sederhana aerodinamis dan didukung oleh sistem transmisi kopling ganda 8-percepatan dengan penggerak roda belakang.

Salah satu mobil yang mampu menyaingi kemampuannya saat ini adalah Porsche 911 Turbo S yang didukung dengan mesin turbo serta sistem penggerak all wheel drive. Namun jika ingin yang selangit, pabrikan membanderol Corvette Z06 mulai dari $106,395 dan untuk tambahan model convertible bisa menambahkan sekitar US$7.000-US$7.500.

Koenigsegg Jesko – 2,5 detik

Melihat desain Koenigsegg Jesko terlihat simpel tapi sangat fokus ke aerodinamika kemampuan melesat dari posisi diam ke 100 km/ jam cuman 2,5 detik. Di dalamnya terdapat mesin V8 berkapasitas 5.1 liter twin – turbocharged yang mampu memperoduksi tenaga maksimal 1.280 hp dan torsi puncak mencapai 1.500 Nm. Performa mesin terbilang buas dan sangat responsif untuk mencapai hingga putaran tinggi saat berakselerasi.

Ia diperkenalkan pertama pada ajang Geneva International Auto Show 2019 dan diproduksi secara ekslusif sebanyak 125 unit. Pabrikan saat itu membanderolnya dengan harga US$ 2,8 juta atau sekitar Rp 44,4 miliar belum termasuk biaya pengiriman dan pajak. Struktur bodi Koenigsengg jesko dibuat dari material full carbon dan membuatnya memiliki bobot sekitar 1.300 – 1.400 kg dalam kondisi tanpa cairan.