Stage 6 Dakar 2018: Transisi dari Gurun ke Pegunungan

Stage 6 Dakar 2018: Transisi dari Gurun ke Pegunungan

LA PAZ (DP) – Hari keenam Dakar Rally 2018, (11/1), yang merupakan Stage 6, menempuh 760 km dari Arequipa ke La Paz mampu dikuasai tiga Peugeot  3008DKR MAXI untuk berada di lima besar.

Sedangkan barisan Toyota Hilux dari tim Toyota Gazoo Racing SA pada Stage 6 ini mampu finis posisi tiga yakni Nasser Al-Attiyah/Matthieu Baumel dan posisi empat ada Giniel de Villiers/Dirk Von Zitzewitz.

Finis terdepan Carlos Sainz/Lucas Cruz mampu menyelesaikan Special Stage sejauh 313 km dalam waktu 2 jam 53:30 detik. Posisi kedua Stephane Peterhansel/Jean-Paul Cottret dengan selisih 4:06 detik. Adapun Cyril Despres/David Castera yang bisa kembali melajukan 3008DKR MAXI, berhasil finis posisi lima.

Para pereli Peugeot mampu memaksimalkan konsistensi performa mesin berkat lintasan yang kebanyakan didominasi jalanan lurus. Namun ketinggian jelajah lintasan cukup membuat kendala lebih menguras tenaga menimpa pengendara.

Sebagai pemenang Stage 6, Sainz berkomentar, “Sejak awal reli kita sering terjebak olah pasir dan lintasan seperti itu tak menyenangkan. Meskipun banyak lintasan lurus kali ini dan sebelumnya tak terlalu menyenangkan, akhirnya ada yang berbeda… lima hari bermain pasir terlalu bosan.”

“Masih lama balapan ini berlangsung apalagi dengan stage yang menempuh jarak 400 – 500 km, selain itu marathon stage, apapun bisa terjadi,” ujar pembesut 3008DKR MAXI bernomor 303 ini.

Peterhansel senada dengan ucapan Sainz dengan lintasan yang berbeda dan tak menyulitkan berkat lintasan yang kebanyakan lurus. “Jadi mudah menentukan arah. Masalahnya ada pada ketinggian jelajah, yang sedikit menguras tenaga: karena ketinggian memengaruhi kerja otak semakin lamban, jadi cukup membingungkan.”

Peterhansel menjelaskan bahwa jalur kali ini menunjukkan transisi antara gurun dan pegunungan. “Saat ini saya tak ingin mengambil banyak resiko, utamanya adalah sampai di Bolivia dengan selamat. Berada di La Paz dengan selisih 27 menit (klasemen Dakar 2018), sudah lebih dari pengharapan.”

Klasemen Dakar 2018 pasca selesaikan 6 stage, masih dipegang Peterhansel dengan total waktu tercepat 16 jam 25:02 detik. Posisi kedua ada Sainz dengan terpaut 27:10 detik. Posisi tiga hingga lima ditempati para pereli yang andalkan Toyota Hilux yakni Bernhard Ten Brinke kemudia Nasser Al-Attiyah dan Giniel de Villuers. [dp/Kch]

© 2018 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR