Close [X]

Keciduk “Mata Elang”, Hanya 30% Motor Kembali ke Konsumen

Keciduk “Mata Elang”, Hanya 30% Motor Kembali ke Konsumen

JAKARTA (DP) – “Mata Elang” diakui pihak leasing memang menjadi langkah terakhir menghadapi para kreditur nakal, jika internal collector sudah angkat tangan. Sehingga, setiap motor yang terciduk “Mata Elang” hanya  sebagian kecil yang kembali ke konsumen, artinya konsumen memang tidak kuat lagi melunasi tanggungannya.

Staff Collection dari PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau yang lebih dikenal WOM Finance mengatakan dari total 100% kredit motor yang bermasalah yang telah ditangani leasing, paling hanya 30% diambil kembali oleh pemilik motor.

“Hal ini karena kebanyakan konsumen mungkin berpikir selain harus membayar angsuran yang telat lebih dari 3 bulan, juga harus membayar denda dan ongkos biaya tarik,” ujarnya.

Inilah faktor utama kenapa konsumen tidak mau ambil kembali motornya yang telah ditarik oleh leasing.

“Sebenarnya pihak leasing sendiri juga masih memberikan kelonggaran kepada konsumen, kalau memang konsumennya masih kooperatif dan tetap melakukan komunikasi dengan leasing,” paparnya.

Lanjutnya, tetapi kalau konsumen sendiri sudah tidak kooperatif, dihubungi susah atau bahkan motor digadaikan ke pihak lain maka kami melakukan komunikasi kepada konsumen bahwa motornya harus segera dikembalikan ke leasing.

Leasing sendiri memang seperti memakan buah simalakama, menarik salah tidak ditarik juga salah.

“Kalau memang konsumennya memiliki komitmen dengan membayar tepat waktu atau paling tidak ada komunikasi dengan pihak kami, semua masih bisa dibicarakan dan mencarikan solusi agar konsumen tidak mengalami kerugian,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya. [dp/Res]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR