Marquez Tuduh ECU Tunggal Picu Persaingan Paruh Musim

Marquez Tuduh ECU Tunggal Picu Persaingan Paruh Musim

JAKARTA (DP)–Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017 sangat ketat. Pada penutup paruh musim pertama Marc Marquez (Repsol Honda) pimpin klasemen sementara dengan 129 poin setelah menjalani sembilan seri.

Ketatnya persaingan di paruh musim pertama MotoGP 2017, diyakini oleh Marquez, karena masing-masing rider memiliki kemampuan yang hampir sama.

Bila melihat data perebutan titel Juara Dunia MotoGP 2017, tempat kedua diduduki oleh Maverick Vinales (Suzuki Ecstar) 124 poin, disusul Andrea Dovizioso 123 poin dan Valentino Rossi 119 poin.

“Tahun ini sangat ketat, jauh berbeda saat saya pertama kali balapan di MotoGP 2013. Ketika sebuah akhir pekan yang buruk dan balapan pasti buruk juga,” ujar Marquez.

Menurut Marquez, persaingan ketat musim ini, juga berpengaruh dari penggunaan ECU tunggal meskipun digunakan di motor-motor yang berbeda.

“Bisa saja ini pengaruh penggunaan ECU tunggal yang membantu mempersempit perbedaan meskipun motornya berbeda-beda. Saya lihat performa antara motor pabrikan dan tim satelit sangat imbang, sehingga bagi pebalap yang tidak dibekali perlengkapan dari pabrikan tapi memiliki kemapuan dengan motor resmi,” tambah pebalap berjuluk Baby Alien.

Menurut Marquez, dengan adanya persaingan yang ketat sangat bagus, sehingga tim dan pebalap harus bekerja keras. Marquez beranggapan, saat ini masih bermasalah dengan penggunaan ban.

“Saya pikir itu hal yang bagus, tapi kami masih punya masalah pada ban, sehingga setiap balapan kami harus melakukan perubahan yang banyak,” kata Marquez.[dp/Ric]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR

  1. NS
    18 July 2017

    itu vinales salan mind bukan suzuki tapi yamaha