Close [X]

Perjalanan Panjang Mercedes-Benz di Indonesia (4/6)

Indra Prabowo | 13-Oct-2010
Perjalanan Panjang Mercedes-Benz di Indonesia (4/6)
POPULER
Lorenzo Akui Lawan Marquez Seperti Tonton Moto3Gambar Terkaan 'WR-V', Pesaing Livina X-Gear dari HondaTest Ride Supra GTR 150: Pede di Trek Licin dan BerbatuPerbedaan Honda Supra GTR 150 dengan Sonic 150RTest Ride All New Supra GTR: Bareng Bos Honda Melahap 123 Km

JAKARTA (DP) — Mulai 1953, Fuchs & Rens merakit Mercedes-Benz Tipe 180, yang dikenal dengan nama Mercedes-Benz Ponton, di bawah pengawasan montir Belanda, Rijn, dan montir Indonesia, Mang Mahmud. Dan, Mercedes-Benz pertama rakitan Indonesia tersebut digunakan Gubernur DKI Jakarta Sudiro (1953-1960).

Fuchs & Rens kemudian juga merambah ke Jakarta, dengan membuka kantor di Jalan Abdul Muis No. 14 (dulu Jalan Tanah Abang). Di era 1960-an, Fuchs & Rens, yang merupakan dealer Mercedes-Benz di Jakarta Pusat, berganti nama menjadi PT Permorin.

Pada 1962, untuk kepentingan penyelenggaraan Asian Games dan Games of the New Emerging Forces (Ganefo) di Jakarta, maka dimasukkanlah Mercedes-Benz Tipe 180 dan Microbus (bus berukuran menengah).

Pada 1963-1969, Marwa Motors Bandung mengimpor Mercedes-Benz berbagai tipe, antara lain Mercedes-Benz 220S, Mercedes-Benz 190, Mercedes-Benz 200, Mercedes-Benz 180.

Di era 1950-1960-an, mobil-mobil Mercedes-Benz yang masuk ke Indonesia bukan hanya sedan, melainkan juga bus dan truk. Bahkan, juga mini truk supertangguh, Unimog Tipe U401.

Dalam suatu demo di Inggris pada 1957, Unimog Tipe U401 menarik wagon berisi kayu gelondongan seberat 3,5 ton melintasi jalan hutan berlumpur tanpa banyak kesulitan. Dan, dari tahun 1953-1965, sebanyak 1.094 truk Unimog terjual di Indonesia. Selain untuk keperluan militer, Unimog banyak digunakan di perkebunan teh di Jawa Timur. Bersambung…[dp]

© 2016 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR