Inspirasi Perjuangan R.A. Kartini bagi Jodie O’tania

Inspirasi Perjuangan R.A. Kartini bagi Jodie O’tania

JAKARTA (DP) – Tanggal 21 April setiap tahun di Indonesia diperingati sebagai Hari Kartini, sebagai penghormatan bagi usaha Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita untuk memiliki kesetaraan dengan pria dalam kehidupan. Perjuangan R.A. Kartini tersebut menjadi inspirasi bagi Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania.

Menurut Jodie, banyak hal yang bisa dicontoh dari seorang Kartini bagi dirinya berprofesi di bidang komunikasi. Terlebih pada bidang otomotif yang umumnya identik dengan kesan maskulin dan dunia milik para pria.

Perjuangan Kartini membuktikan bahwa perempuan memiliki kemampuan setara dengan kaum pria menjadi prestasi yang dikagumi oleh Jodie. “Di zaman itu posisi perempuan masih sangat berbeda, tidak ada kesetaraan gender seperti sekarang, kemudian juga informasi teknologi juga tidak seperti sekarang jadi akses kepada ilmu pengetahuan masih sangat terbatas,” katanya.

“Dia tidak pelit ilmu, jadi selalu berbagi ilmu, bahkan sampai membuat buku. Jadi apa yang dia ketahui saat itu bisa diketahui juga oleh orang banyak, dan kemampuan menulisnya itu sangat baik.”

Kemampuan berkomunikasi Kartini yang dituangkan melalui buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, menurut Jodie memiliki daya tarik untuk membuat pembacanya tidak bosan saat mengikuti ceritanya. Jodie menganggap keahlian tersebut sulit dimiliki oleh orang banyak.

“Jadi kenapa bisa akhirnya R.A. Kartini ini menjadi sosok yang cukup terkenal menurut saya adalah karena dia bisa mengemukakan pemikirannya dengan kata-kata yang bisa diterima masyarakat. Saat itu bahkan sampai saat ini, berarti kemampuan komunikasinya itu luar biasa,” tambah Jodie.

Jodie yang telah gemar dengan dunia otomotif sejak sekolah pun juga mengagumi Kartini dalam memiliki jaringan luas, dalam hal ini untuk membantunya dalam menghadapi berbagai tantangan di zaman tersebut, di mana peran perempuan dalam kehidupan terdiskriminasi.

Berani Ambil Risiko

Inspirasi lain dari R.A. Kartini bagi Jodie dalam kehidupan yang menjadi contoh adalah keberaniannya untuk mengambil risiko. Bagi Jodie, hal tersebut membantu dirinya dalam menentukan karir hingga menjadi salah satu orang yang memiliki peran penting di BMW Group Indonesia.

Meski perempuan bisa memiliki kemampuan dalam melakukan hal apapun, pertimbangan mengambil risiko untuk memilih suatu profesi akan berpengaruh kepada banyak aspek kehidupan, salah satunya keluarga.

“K alau menurut saya kalau kemampuan pasti ada, tapi yang susah adalah mengambil risikonya seperti misalnya kita mengejar atau mengambil karir, pasti ada beberapa aspek yang mungkin tidak bisa menjadi utama, seperti keluarga dan anak, dan itu sudah menjadi risiko dari apa yang kita ambil atau kejar,” terang Jodie yang jatuh cinta dengan mobil BMW M6.

Posisi sebagai Vice President Corporate Communications dipegang Jodie setelah sebelumnya sempat berperan di bidang yang sama, yakni di dua perusahaan besar Nutrifood dan Nokia, hingga akhirnya bergabung dengan BMW pada pertengahan 2013. [dp/Whr]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR