Pengakuan 2 Pebalap IRS Saat Honda CBR250RR Melawan R25

Pengakuan 2 Pebalap IRS Saat Honda CBR250RR Melawan R25

BOGOR (DP) – Jika dilihat dari catatan waktunya, jelas Honda CBR250RR kondisi standar masih kalah 2 sampai 3 detik dari Yamaha R25 yang sudah melakukan perubahan sesuai regulasi Kejurnas IRS 250 cc.

Namun, menurut dua pebalap yang menggebernya, Honda CBR250RR punya potensi yang luar biasa. Antara Joseph Kevin (Bakso Sony Racing) dan Ahmad Marta (Vrooam Apitech Koso YSS AM 83), sepakat bahwa motor ini punya modal yang bisa membuat kompetitif nantinya di ajang kejurnas 250 cc.

“Sebetulnya, ketika balap pada race satu saya punya kendala. Kendala itu berawal saat saya mengikuti sesi warm up. Di sesi itu saya jatuh, hingga akhirnya ada masalah di sensor O2, dan mesin cepat panas,” ungkap Kevin.

Karena masalah itu, Kevin mengaku tidak lepas saat balap pada race pertama. Pada race kedua, masalah O2 sensornya sudah beres, tapi mesinnya cepat panas. Dirinya mengaku di race pertama suhu mesin mencapai 161 derajat celsius, sementara di race kedua suhu mesin mencapai 102 derajat celsius.

Tentu masalah suhu mesin ini, juga berpengaruh pada penampilannya. “Motor ini enak diputaran mesin atas, tapi kedodoran di putaran mesin bawah. Untuk mengail tenaga yang maksimal di putaran mesin atas, saya lakukan slip stream, tapi terkendala karena suhu mesin cepat banget naiknya saat melakukan slip stream,” jelas pebalap asal Lampung ini.

Sementara menurut Ahmad Marta, kalau dipersentase 100% sudah dengan kondisi motor yang sesuai dengan spesifikasi IRS, maka dengan keadaan standar yang saat ini, pencapaiannya sudah di 60%.

“Tapi yang jelas motor ini punya handling yang enak, saya pernah balap menggunakan motor merek lain di kelas 250 cc, tapi harus saya akui bahwa urusan handling CBR250RR ini enak,” terang Ahmad Marta. [dp/Hml]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR