Menakar Honda CBR250RR Standar yang ‘Nekat’ Ikut Balap Kejurnas

Menakar Honda CBR250RR Standar yang ‘Nekat’ Ikut Balap Kejurnas

BOGOR (DP) — Kejurnas (Kejuaraan Nasional) yang bertajuk IRS (Indospeed Race Series), kelas 250 seri pertama di Sirkuit Sentul, diwarnai dengan absennya tim dari kubu Honda.

Namun saat race pertama dilakukan pada hari Sabtu (18/3), ada dua pebalap yakni Joseph Kevin dan Ahmad Marta yang menggeber Honda CBR250RR ‘nekat’ ikut balapan. Keduanya bisa dibilang menggunakan motor dengan kondisi standar.

“Motor saya baru datang hari Senin (14/3), pada hari Kamis (16/3) baru pasang footstep, ganti knalpot dan sokbreker belakang. Jadi mesin masih standar, ECU juga standar. Kalau tidak percaya silahkan cek baut-bautnya belum ada yang dibuka, baut yang dibuka hanya baut oli mesin. Karena olinya diganti pakai oli racing,” ungkap Ahmad Marta, pebalap yang membela tim Vrooam Apitech Koso YSS AM 83.

Senada dengan Ahmad Marta, Joseph Kevin pun mengaku bahwa motornya masih dalam kondisi standar, Kevin mengaku hanya ganti sokbreker belakang saja. “ECUnya saja standar, saya ketika balap saya hanya memakai mode riding sport plus,” kata pebalap asal Lampung ini.

Mereka berdua beralasan, ikut balap pada race 1 seri perdana ini untuk beradaptasi dengan motor dan mencari data. Meskipun hasilnya pada race satu, Joseph Kevin meraih posisi 12 sementara Ahmad Marta berada di posisi 15. Tapi keduanya kompak bilang dengan kondisi standar saja, CBR250RR sudah kencang. “Putaran mesin atasnya enak, walaupun pada putaran mesin bawah kedodoran,” jelas Ahmad Marta.

Nah, jika dilihat dari data pada hasil lomba race pertama. Honda CBR250RR standar secara keseluruhan mencatat waktu 22:05.239 detik (catatan waktu keseluruhan alias race satu yang diraih oleh Joseph Kevin).

Alasan diambil catatan waktu Kevin, karena dia posisi finisnya lebih cepat dari Ahmad Marta. Catatan waktu Kevin tadi punya selisih 45.107 detik dari catatan waktu keseluruhan yang diraih oleh Wilmar Hammar (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera Racing Team) yang meraih posisi pertama yaitu 21:20.132 detik.

Jika dihitung, Honda CBR250RR standar yang digeber Kevin rata-rata per lap ketinggalan 3,7 detik dari motor balap (Yamaha R25) yang dipakai oleh Wilman. Data tersebut masuk akal, dengan apa yang diutarakan Kevin dan Ahmad Marta yang bilang kalau CBR250RR kondisi standar saja sudah kencang.

“Saya merasakan dengan kondisi mesin standar, motornya sudah kencang. Apalagi handling motor ini memang bagus. Hal tersebut membuat saya percaya diri jika melahap tikungan,” jelas Ahmad Marta.

Lalu, akankah jika pada seri kedua yang dilangsungkan 20-21 Mei 2017 mendatang tim Honda lainnya yang turun balap dengan kondisi mesin full spek bisa mendominasi jalannya lomba, mari kita tunggu bersama. [dp/Hml]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR