Rencana Besar Trans Papua oleh Pemerintah Indonesia

Rencana Besar Trans Papua oleh Pemerintah Indonesia

JAKARTA (DP) – Rencana pemerataan ekonomi di Provinsi Papua sudah mulai dicanangkan pada tahun 2010, yakni pada masa pemerintahan SBY dengan akan dibangunnya embrio Jalan Trans Papua tersambung dan ditargetkan selesai pada 2014.

Jalan Trans Papua tersebut dimulai dari Manokwari-Nabire-Enarotali-Jayapura-Merauke. Lingkup Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X – badan khusus untuk pembangunan Trans Papua, yang menangani jalan nasional sepanjang 3.075 km meliputi Provinsi Papua dan Papua Barat.

Di mana, kondisi jalan 50% berada dalam kondisi rusak dan sisanya keadaan mantap. Dalam upaya menyelesaikan 50% (± 1.500 km) jalan yang rusak tersebut, dengan mulai dari Tahun Anggaran 2010, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X telah melaksanakan perbaikan dan peningkatan jalan nasional di 11 ruas jalan. Yakni, 7 ruas jalan di Provinsi Papua dan 4 ruas jalan di Papua Barat.

Hanya memang, proses pengerjaannya berjalan sangat lambat dan terkesan tidak jalan. Barulah pada 2015, pemerintahan Jokowi tengah memberikan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur di kawasan Timur Indonesia itu kembali.

Pendanaannya sendiri, untuk bidang jalan dan jembatan antara lain infrastruktur di perbatasan dan jalan dibutuhkan biaya sekitar Rp 12,5 triliun.

Dana ini untuk menyelesaikan jalan Trans Papua sepanjang 900 km yang ditargetkan selesai pada 2018. Ruas jalan mulai dari Sorong-Manokwari-Nabire-Jayapura-Merauke, yang saat ini masih terputus-putus.

“Jalan Trans Papua memiliki total panjang 4.330,07 Km. Sampai akhir tahun 2016, sudah tembus 3.851,93 Km. Target sampai akhir 2017 bertambah menjadi kurang lebih 3.963,87 Km, sehingga pada akhir tahun ini tersisa 366,20 Km saja,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sementara untuk pembangunan jalan baru di Jalan Trans Papua tahun lalu mencapai 231,27 km, untuk tahun ini akan ada penambahan jalan baru 143,35 Km.

Salah satu ruas jalan yang menjadi fokus Kementerian PUPR adalah jalan yang menghubungkan wilayah pegunungan Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu‎ sepanjang 278,6 Km yang ditargetkan tersambung tahun ini.
Kehadiran jalan tersebut sangat penting untuk menekan tingkat mahalnya harga segala kebutuhan yang dialami masyarakat yang tinggal di pegunungan Wamena, Papua.

Terkait Jalan Perbatasan Papua dengan total panjang 1.098,2 km, telah ditangani hingga tahun 2016 sepanjang 884,3 Km, sementara tahun 2017 akan dibangun 8 Km jalan baru, sehingga hingga akhir tahun ini ditargetkan 892,3 Km sudah tembus. [dp/Res]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR