Andai Ban RFT Murah, Bisa Tekan Angka Kecelakaan

Andai Ban RFT Murah, Bisa Tekan Angka Kecelakaan

JAKARTA (DP) – Di Indonesia terbilang masih tinggi angka kecelakaan di jalan raya akibat kehilangan tekanan angin pada ban. Hal tersebut sebetulnya bisa dihindari dengan penggunaan ban Run Flat Tyre (RFT).

Sayangnya RFT masih terbilang terbatas digunakan pada kendaraan tertentu, hal ini karena mahalnya riset dan struktur pada ban, termasuk pada penggunaan velg khusus RFT. Harga sebuah ban RFT saja bisa tembus Rp 6 juta.

Di Indonesia, beberapa merek mobil sudah menerapkan RFT sebagai fitur standar. Salah satunya BMW Group Indonesia yang membekali semua produknya dengan RFT baik BMW dan Mini. Sedangkan pemakaian RFT dilakukan BMW sejak tahun 2006 yang diandalkan pada Seri 3 (E90).

Ban RFT saat itu sempat alami kritik dari pemilik kendaraan yang mengatakan “bantingan” jadi keras. Namun seiring teknologi, RFT menyuguhkan kenyamanan yang lebih baik dari tipe ban tubeless standar.

Jodie O’Tania, Public Relations BMW Group Indonesia mengatakan, pemilihan RFT lebih kepada peace of mind konsumen. Sebab kalaupun ban tanpa tekanan angin, mobil masih tetap bisa berjalan dengan kecepatan tertentu sampai tempat aman.

“Misalnya di tengah jalan tol, bisa keluar dulu lalu cari bengkel terdekat masih bisa. Kemudian dari sisi keselamatan itu juga sangat menjamin, jadi bisa meminimalkan suatu hal yang terjadi pada saat kendaraan mengalami pecah ban,” katanya.

Saat mobil melaju pada kecepatan tinggi, ketika ban RFT kehilangan tekanan angin secara tiba-tiba, tinggi ban antara ban lain yang masih ada tekanan angin akan tetap sama. Sehingga tak berpengaruh besar pada pengendalian ketika berusaha untuk menepikannya.

Biasanya penggunaan ban RFT disandingkan dengan pendeteksi tekanan ban yang muncul di panel instrumen akan mengingatkan pengendara untuk memberikan tekanan angin sesuai pada ban.

Jodi menambahkan semua ban masih berstatus OEM dari luar negeri. “Karena tiap BMW bannya berbeda. Misalnya seri-7 pakai Pirelli, i8 Bridgestone, Mini (Bridgestone) Potenza,” imbuhnya.

Dimulai 2006
Zulpata Zainal Manajer Proving Ground Bridgestone Tire Indonesia menambahkan, beberapa model BMW sudah memakai RFT sejak 2006. Namun Zulpata tidak ingat model apa saja yang memakai RFT keluaran Bridgestone.

“Bridgestone supply ban RFT ke BMW Indonesia sejak tahun 2006 sampai 2013. Sampai sekarang masih pakai RFT Bridgestone, tapi CBU,” pungkasnya.[dp/Gls-Whr]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR

  1. Maajid Jati Laksaman
    7 March 2017

    menurut saya informasi diwebsite ini sangat menarik apabila anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang otomotif silahkan kunjungi website di bawah ini
    http://fti.gunadarma.ac.id/mesin/