Berbahayakah Sorotan Lampu Mobil Anda?

Berbahayakah Sorotan Lampu Mobil Anda?

JAKARTA (DP) — Lampu pada kendaraan, berfungsi untuk membantu pengemudi untuk menyinari bagian depan agar terlihat oleh pengendara.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil, tentang titik fokus antara lampu sebelah kanan dan kiri.

“Karena posisi setir di negara Indonesia, berada di sebelah kiri maka seharusnya posisi lampu sebelah kiri titik fokusnya harus lebih jauh ketimbang, posisi lampu sebelah kanan,” ungkap Rifat Sungkar, owner Rifat Drive Labs (RDL).

Pebalap Nasional ini lebih lanjut menjelaskan bahwa, jika posisi lampu sebelah kanan lebih jauh titik fokusnya, berimbas pada pengendara lain. “Pengendara lain nantinya akan merasa silau, perbandingannya antara 60-40 dan 65-35,” tambahnya.

Nah, selain itu. Jika ketika sedang mengendarai kendaraan terkena sinar lampu yang silau dari arah berlawanan, ada baiknya pengendara tidak langsung mengurangi kecepatan atau mengerem.

“Hal itu karena untuk menghindari tabrakan dari arah belakang. Jika kita terkena sinar lampu dari arah berlawanan. Maka mobil yang ada di belakang kita akan menjadi korban kedua setelah kita. Makanya untuk menghindari tabrakan dari arah belakang, kita yang berada di depannya jangan terlalu cepat mengurangi kecepatan dan mengerem,” jelas Rifat.

Ada baiknya, Rifat menambahkan buang atau ganti titik fokus dari pandangan kita. “Jangan sampai membuat kaget orang lain (pengendara di belakang), yang jelas harus tetap pada lajur berkendara, guna menghindari terjadinya kecelakaan,” terang Rifat. [dp/Hml]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR