Motor Nekat Terjang Banjir, Mogok, Ini Obatnya!

Motor Nekat Terjang Banjir, Mogok, Ini Obatnya!

JAKARTA (DP)–Di beberapa kota Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sehingga menyebabkan genangan di beberapa jalan yang rendah.

Banjir atau genangan air akan menjadi kendala bagi pengendara sepeda motor, selain menghambat aktivitas juga dapat menyebabkan sepeda motor terganggu atau mengalami mogok ketika melintasi genangan air.

Untuk para bikers yang mengalami kendala atau mogok ketika menerjang banjir, berikut tips sederhana mengatasinya.

Stanley Sibuea, selaku kepala mekanik AHASS TODO STANLEY Depok, memberikan tips menangani jika motor mengalami mogok ketika melintasi banjir ada beberapa bagian yang harus diperiksa.

“Untuk motor bebek, cek busi, bersihkan menggunakan semprotan penetran, periksa konektor busi kemungkinan kendor atau getas sehingga busi mudah terkontaminasi dengan air yang masuk, hal ini mengganggu pengapian,” buka Stanley.

Menurut Stanley, membuka busi berguna untuk mengeluarkan air yang sempat masuk ke ruang bakar melalui lubang knalpot untuk menghindari efek water hammer.

Setelah busi, bersihkan juga filter udara, terlebih jika menerobos genangan air setinggi 80 cm, maka ruang filter udara harus dibersihkan, termasuk melihat kualitas filter apakah perlu lakukan penggantian.

“Rata-rata filter ada penampung airnya, di buka saja untuk mengeluarkan air yang mungkin masuk ke filter. Untuk membuang air dari filter bisa tanpa harus membuka filter, dengan membuka lubang pembuangan, biasanya posisinya di sebelah kiri bawah. untuk motor matik karbu dan injeksi hampir sama. Hanya untuk mengeluarkan air di filter posisinya di sebelah kiri belakang rumah filter,” jelas Stanley, Kamis (16/2).

Apabila air masuk ke dalam bagian Continous Variable Transmission (CVT), buang air dengan cara pencet selang pembuangan air yang sudah disediakan.

“Kebetulan selang lubang pembuangan air ini di bikin sudah terbelah oleh pabrikan, makanya cukup di pencet saja,” tambah Stanley.

Stanley menyarankan, jika semua bagain tersebut sudah dibersihkan, jangan langsung dinyalakan, tunggu 15-30 menit supaya bagian CVT kering.

“kalau di paksa jalan akan terjadi gejala slip pada bagian v-belt. Harap diperhatikan pada saat ingin pengecekan kompresi atau mengeluarkan air dari ruang bakar terutama motor injeksi, pastikan kunci kontak di posisi off, hal itu untuk menghindari bensin menyembur otomatis di ruang bakar sehingga akan mengeluarkan percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran. Lalu saat akan menyalakan sebaiknya jangan pakai elektrik starter, tapi gunakan kick starter,”sarannya.

Lebih lanjut Stanley menyarankan, ada baiknya di musim penghujan ini menyiapkan busi cadangan, mengganti kop busi yang sudah getas. Memberikan pelumas pada rantai untuk motor bebek atau sport agar tidak kering dan menyebabkan putus rantai tengah malam. Ngenes! [dp/Ric]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR