Test Ride All New Yamaha R15, Mampu Menari Bebas di Sirkuit Sentul

Test Ride All New Yamaha R15, Mampu Menari Bebas di Sirkuit Sentul

BOGOR (DP) – Hadirnya All New Yamaha YZF-R15 yang diperkenalkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mampu menambah seru persaingan di pasar sport berkapasitas mesin 150 cc di Indonesia.

Perang teknologi dan fitur unggulan menjadi daya tarik tersendiri, guna menarik konsumennya. All New Yamaha R15 yang diklaim oleh Yamaha Indonesia memiliki beberapa keunggulan, dari para pesaingnya di kelas motor sport 150cc. Seperti VVA (Variable Valve Actuation) dan sliper clutch yang tertanam pada mesin si ‘Baby R6’ ini.

Kebetulan Dapurpacu.com diberi kesempatan oleh YIMM, untuk menjajal Yamaha R15 setelah prosesi pengenalan usai di sirkuit Sentul (23/1).

Dimensi Motor
Motor yang dikenalkan bersama pebalap gacoan baru Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales ini memiliki dimensi dengan panjang 1.990 mm, lebar 725 mm, tinggi 1.135 mm dan jarak sumbu roda 1.325 mm. Membuat kesan racing terasa oleh pengendara ketika duduk di atas motor ini. Tak hanya itu, dengan tinggi jok 815 mm pengendara dengan tinggi badan 170 cm bisa menapak dengan tegap.

Pertama kali duduk di atas All New Yamaha R15 dan saat tangan menjulur ke setang model under yoke, otomatis membuat badan menjadi menunduk. Tapi untuk pengendara dengan tinggi badan 170 hal itu tidak masalah. Karena saat motor jalan, posisi riding yang ditawarkan oleh Yamaha R15 ini justru membuat handling motor mudah dikuasai.

Hal itu terbukti, saat melintasi tikungan demi tikungan di sirkuit Sentul. ‘Melipat’ motor di tikungan sirkuit Sentul dengan kecepatan di antara 65-75 km/jam, tidak membuat pengendara kesulitan. Apalagi saat sesi pengetesan ban yang digunakan tipe slick milik IRC Fasti1 dengan ukuran 110/70-17 (depan) dan 140/70-17 (belakang) menambah rasa percaya diri kian memuncak saat melibas tikungan sirkuit Sentul.

Selain itu, berbekal suspensi depan upside down dengan diameter inner tube 37 mm, serta lengan ayun yang diberi rusuk agar semakin rigid, menambah asyik ketika melewati tikungan dengan kecepatan tinggi.

Assist & Slipper Clutch
Slipper Clutch membuat keberanian pengendara bertambah kala akan melibas tikungan, karena efek engine brake tidak membuat ban belakang terkunci. Praktis kala masuk tikungan, persneling dari posisi enam langsung turun ke posisi empat tidak membuat back torsi begitu terasa, sehingga pengendara masih dapat menggantung rpm ketika melibas tikungan.

Saat keluar dari tikungan, tenaga yang dimuntahkan dari motor ini masih terasa mumpuni dan tidak terbuang sia-sia. Ditambah dengan assist clutch tidak membuat jari pengendara cepat pegal kala menekan tuas kopling. Mungkin kalau assist clucth efeknya terasa di saat pengendara mengendarai motor ini di jalan raya, dengan kondisi jalan yang macet.

VVA (Variable Valve Actuation)
Teknologi ini membuat tenaga Yamaha R15 tidak habis-habis, pasalnya teknologi ini adalah pergerakan kem (kem low dan kem high) yang berbeda kala menonjok klep saat membuka untuk mengalirkan uap bahan bakar masuk ke dalam ruang bakar. Nah pergerakan kem yang berbeda ini terjadi pada rpm 7400.

Efek yang kami rasakan saat melewati straight di depan paddock, saat di gas dengan rpm tinggi. Tenaga motor memang tidak habis. Hanya hal itu bisa terjadi jika putaran mesin tidak terhalang oleh proses pergantian perseneling yang tidak terganggu.

Sayang, pihak Yamaha Indonesia belum mau memberikan informasi tentang harga motor yang juga pernah dijajal oleh Maverick Vinales. [dp/Hml]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR