Test Drive Mercedes Benz E200 Kompressor Eks Silver Bird

Test Drive Mercedes Benz E200 Kompressor Eks Silver Bird

JATILUHUR (DP) – Awak media termasuk Dapurpacu.com ditantang mencoba performa Mercedes Benz E200 Kompressor milik PT Blue Bird Tbk, Jumat (13/01), menuju Waduk Jatiluhur Purwakarta, Jawa Barat.

Mobil eks taksi Silver Bird itu mulai dilepas menuju Purwakarta dari kantor pusat PT Blue Bird di Mampang Prapatan No. 60, Jakarta Selatan untuk menuju Jatiluhur sejauh 87 km.

Mendapatkan kesempatan pertama untuk duduk dibelakang kemudi Mercedes Benz E200 keluaran tahun 2010 ini mulai mengatur posisi tempat duduk, dengan sistem elektrik agar mendapatkan posisi yang nyaman selama perjalanan.

Interior

Walaupun sudah lebih dari 5 tahun, interior mobil tetap terjaga dan masih mulus. Semua masih lengkap, seperti sistem infotainment dengan pengontrol yang juga tersedia di setir (steering switch control), serta ornamen kayu di sejumlah trim dan dasbor, tampak memperlihatkan aura kemewahan.

Sayangnya, kami sedikit kurang beruntung, karena mobil yang kita naiki pendinginnya kurang terlalu terasa. Hal ini langsung kami tanyakan kepada Heri Sugiarto, General Manager PT Blue Bird Tbk akan masalah yang terjadi pada mobil kami saat berhenti di km 39 Tol Jakarta-Cikampek.

“Memang ada sedikit masalah dengan AC-nya, mungkin mobil ini sebelumnya tidak dicek kondisi AC-nya sehingga tidak berfungsi dengan baik,” tegasnya.

Performa di Jalan

Urusan performa saat dibejek, sedan mewah berkapasitas mesin 1800 cc ini terbilang sangat moncer. Dikawinkan transmisi otomatis, kami dengan sangat mudah menggebernya di jalan tol yang cukup lengang.

Di semua rentang putaran mesin, mobil eks taksi eksekutif tersebut masih menawarkan apa yang diinginkan pengendara.

Bahkan tidak saja di jalan datar, keluar tol Jatiluhur-Purwakarta, mobil juga terasa ringan melahap berbagai medan turunan, tanjakan, bahkan berkelok tajam.

Saat melintasi jalan bergelombang pun, Mercedes E200 Kompressor masih mumpuni menjaga kenyamanan pengendara. Padahal kecepatan yang sempat kami bejek hingga 120 kpj.

Sistem kaki-kaki, kami anggap masih sangat baik saat menahan hentakan, dan setir tidak membuang. Kecuali memang, setir sudah sedikit berat kemungkinan karena sudah menjadi karakter mobil Jerman.

Fitur

Sedangkan soal fitur, mulai dari power windows, electric mirrors, power door locks, hingga steering switch control semuanya masih berfungsi dengan baik atau tidak ada masalah.

Harga

Mercedes Benz E200 Kompressor eks armada Silver Bird ini dibanderol senilai Rp 190 juta dengan garansi resmi dari Blue Bird sejauh pemakaian 3.000 kilometer. [dp/Res]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR