Victory Tutup, Polri Bakal Pensiunkan Motor Pengawal Presiden

Victory Tutup, Polri Bakal Pensiunkan Motor Pengawal Presiden

JAKARTA (DP) — Dampak penutupan pabrik Victory Motorcycle di Lowa, AS, Senin (9/1) lalu, berujung pada keputusan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) – salah satu konsumen di Indonesia, untuk tidak lagi menggunakan Victory sebagai kendaraan pengawalan.

Kendati PT Arya Motor Indonesia (AMI) selaku authorized distributor di Indonesia menjamin ketersedian suku cadang Victory minimal sampai 10 tahun.

Melalui Wakil Kepala Korlantas Polri, Brigjen Pol Indrajit, menegaskan melalui sambungan telepon kepada Dapurpacu.com, Jum’at (13/1), bahwa Korlantas tidak akan lagi menggunakan Victory sebagai kendaraan pengawalan ke depannya.

“Meski ketersediaan partnya masih terjamin itu tidak mengubah keputusan. Karena memang ketentuannya, kendaraan pengawalan itu kalau sudah 10 tahun harus ganti unit baru,” jelas Indrajit.

Apalagi itu sebagai kendaraan pengawalan, Indrajit mengatakan, maka unsur safety itu harus diprioritaskan dan sudah menjadi ketentuan.

“Sebagai kendaraan pengawalan kan harus tetap safety, kalau kendaraan pengawalan tidak safety nanti yang dikawal bagaimana, karena kita kan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan,” jelas Indrajit.

Seperti diketahui, setidaknya ada 39 unit Victory yang dipakai oleh Korlantas Polri di seluruh Indonesia sebagai kendaraan pengawalan. Di Jakarta sendiri, ada 4 unit yang digunakan sebagai kendaraan pengawalan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. [dp/Ric]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR

  1. riefenation
    14 January 2017

    Ironis ya…