Kabur, Aroma Persaingan Usaha di Kasus Pernyataan Bos Nusantara HD

Kabur, Aroma Persaingan Usaha di Kasus Pernyataan Bos Nusantara HD

JAKARTA (DP) — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian RI Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus memastikan pemanggilan terhadap bos Nusantara Harley-Davidson of Jakarta (NHDJ) Joe Ferry bukan atas laporan pihak-pihak tertentu atau masyarakat. Pemanggilan yang dilakukan Bareskrim kepada pimpinan agen resmi Harley-Davidson tersebut merupakan hasil penyelidikan pihak Polri.

“Kami (Polri) melakukan penyelidikan sendiri. Dan, kasus ini masih akan kami dalami,” kata Direktur Tipideksus Brigjen Polisi Agung Setya saat menerima Dapurpacu.com, hari ini, Jumat (13/1), di ruang kerjanya.

Agus menambahkan pihak kepolisian mengatahui penyataan Joe Ferry yang mengandung unsur tindak pidana ekonomi dari dua media nasional. Kedua media yang dijadikan bahan acuan Bareskrim juga disebutkan dalam surat pemanggilan yang dilayangkan kepada Joe Ferry.

Penyataan Agung tersebut sekaligus mengaburkan bahwa pemanggilan Joe Ferry yang dilakukan Bareskrim berkait adanya pesaingan usaha niaga Harley-Davidson di Indonesia.

Seperti diketahui, sejak izin resmi import Harley-Davidson ke Indonesia dilepas PT Mabua Harley-Davidson, keagenan Harley-Davidson resmi dimiliki tiga perusahaan berbeda, yaitu PT Nusantara Harley-Davidson of Jakarta pimpinan Joe Ferry, PT Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta pimpinan Sahat Manalu, dan PT Harley-Davidson of Sumatera pimpinan Musarajek Shah (Ijeck).

Bahkan terdengar kabar di Bali pun akan berdiri agen sejenis dengan perusahaan dan kepemilikan berbeda. [dp/Ric]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR