Pasang Stiker ke Kendaraan Lebih Hemat Tapi Jangan Sembarang

Pasang Stiker ke Kendaraan Lebih Hemat Tapi Jangan Sembarang

JAKARTA (DP) — Penggunaan stiker memang sedang populer akhir-akhir ini. Selain bisa mendongkrak tampilan kendaraan, stiker juga punya manfaat lain yakni pelindung cat dari lecet. Selain itu, pengaplikasian stiker jauh lebih murah, efesien dan mudah perawatan.

Namun, bukan berarti kita sembarang bisa langsung mengaplikasikan stiker di bodi kendaraan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar stiker terpasang dengan sempurna.

Seperti diungkapkan owner Pacman Stiker, Imam, bahwa sebelum memasang stiker baiknya periksa terlebih dahulu cat atau permukaan kendaraan.

“Kita biasanya memeriksa dahulu catnya, ada lecet atau baret belum, jika sudah ada yang baret maka kami minta pemilik mobil untuk mendempul dan meratakan permukaan yang lecet,” terang Imam.

“Tidak hanya lecet, permukaan bodi yang tidak rata juga kami periksa, misalnya terdapat jamur yang menyebabkan permukaan cat tidak rata. Biasanya kami meminta izin untuk diamplas, agar saat pasang stiker juga bisa lebih mulus.”

Selain itu, pria ramah pemilik workshop yang berlokasi di MGK (Mega Glodok Kemayoran) Lantai 5, Blok E8 No.1, Jakarta Pusat, tersebut juga mengingatkan, bahwa umur cat juga diperhatikan saat pemasangan stiker.

Pasalnya, jelas Imam, jika kendaraan yang baru saja di-repair apalagi umur catnya baru 2 minggu kemudian langsung dipasangkan stiker, ini berisiko cat akan terbawa atau terkelupas ketika stiker dibuka.

“Tapi, kalau catnya sudah lebih dari 6 bulan sih aman,” tambahnya.

Sementara itu, setelah stiker dipasang terutama yang memilih jenis doff jangan sembarang melakukan perawatan, atau poles.

“Stiker doff jangan dipoles tapi cukup dilap dengan bahan halus yang mudah menyerap air dan debu,” pesan Imam. [dp/Hml]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR