Begini Impresi Kami Rasakan Kabin Honda Mobilio Facelift

Begini Impresi Kami Rasakan Kabin Honda Mobilio Facelift

JAKARTA (DP) – Di samping mengadopsi desain eksterior baru, Honda Mobilio facelift juga telah mengalami peningkatan kenyamanan interior dengan menggunakan desain jok baru di baris pertama dan kedua. Hal ini menjadi salah satu daya tarik MPV andalan PT Honda Prospect Motor (HPM).

Dapurpacu.com sempat mencoba kabin Mobilio baru saat peluncurannya yang digelar hari Kamis (12/1), di Jakarta Theater. Kami akui dengan kebaruan tersebut, Mobilio memang lebih nyaman.

Ketika duduk di kursi pengemudi yang kini telah memiliki headrest terpisah, kami merasa dengan lapisan busa yang lebih tebal, jok lebih empuk saat diduduki. Dimensi yang sedikit lebih lebar pun akan membuat perjalanan jauh dengan Mobilio tidak cepat lelah.

Namun, kekurangan yang kami temui dari kursi baris pertama adalah posisi dashboard terlalu tinggi untuk pengemudi dengan tinggi badan 173 cm seperti saya (penulis). Bahwa jok pengemudi yang tidak bisa diatur ketinggiannya juga tidak membuat lebih baik, berakibat berkurangnya visibilitas ke arah depan.

Kemudian untuk kursi baris kedua, lapisan busa yang lebih tebal juga menjanjikan kenyamanan lebih baik untuk melakukan perjalanan jauh atau dalam waktu lama. Selain mampu reclining, legroom di baris kedua juga cukup lega. Hal ini kami acungi jempol.

Beralih ke kursi paing belakang, tidak ada perbedaan jika dibandingkan dengan Mobilio sebelumnya, karena memang tidak terjadi pengubahan. Kaki penumpang akan menyentuh kursi baris kedua jika kursi baris kedua dimundurkan maksimal, namun jika dimajukan bisa lebih baik.

Kenyamanan kursi paling belakang juga didukung oleh reclining yang mampu membuat posisi duduk tidak terlalu tegak.

HPM menawarkan Mobilio facelift dalam tiga varian (S, E, RS), dengan banderol harga OTR masing-masing Rp 189,5 juta (S MT), Rp 210 juta (E MT), Rp 221 juta (E CVT), Rp 233 juta (RS MT) dan Rp 243,5 juta (RS CVT). [dp/Whr]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR

  1. jerit
    16 January 2017

    banyak pabrik kendaraan bermunculan / berdiri di indonesia, karena mereka di sini bisa jual harga tinggi ,sedangkan upah buruh kita dicepit, kalau jual di sini tinggi seharusnya buruh kita juga gaji tinggi ,ini baru adil. coba anda liat harga kendaran di india jauh lebih murah,bahkan di eksport kenegara lain harganya terpaut sedikit bahkan bisa lebih murah, indonesia masih menjadi sapi perah bagi mereka, sudah seharusnya pemerintah turun tangan dalam hal ini supaya sama2 adil,

  2. Sutatong
    13 January 2017

    Serius banget, cak. Santai sedikit dong kalau diphoto.