Kapolri: Kenaikan Tarif Pengurusan Surat Kendaraan Demi Perbaikan layanan

Kapolri: Kenaikan Tarif Pengurusan Surat Kendaraan Demi Perbaikan layanan

JAKARTA (DP) – Mulai 6 Januari 2017, pemerintah melalui PP No. 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, telah menetapkan tarif baru pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, seperti STNK dan BPKB.

 

Tarif baru berupa kenaikan pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, menurut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, untuk memberikan sistem pelayanan yang lebih baik yaitu sistem online.

“SIM sudah online, STNK online, BPKB online. Jadi orang tidak perlu pulang kampung, bisa menghemat,” katanya lansir Detik.com.

Kenaikan pengurusan STNK dan BPKB lanjut Tito, bukan sekedar dari Polri, namun ada beberapa pertimbangan dari lembaga negara lain yakni BPK dan Badan Anggaran (Banggar) DPR.

“Temuan BPK karena dianggap harga material sudah naik, materal itu untuk STNK, BPKB, jaman 5 tahun lalu segitu, sekarang sudah naik,” ujarnya. “Kedua dari Banggar DPR, hasil temuan mereka, dengan harga itu termasuk terendah di dunia,” katanya.

Seperti diketahui, biaya pengurusan STNK dan BPKB naik maksimal tiga kali lipat. Pengurusan STNK roda 2 atau 3 dari semula Rp 30.000 menjadi Rp 60.000. Sementara kendaraan roda 4 atau lebih dari semula Rp 50.000 menjadi Rp 100.000.

Kemudian biaya BPKB untuk kendaraan bermotor roda dua baru dan ganti kepemilikan yang sebelumnya Rp 80.000 menjadi Rp 225.000. Sedangkan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih naik tiga kali lipat lebih, yang sebelumnya Rp 100.000 menjadi Rp 375.000. [dp/Gls]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR

  1. Dionesia Virgianto
    4 January 2017

    Peras terus uang rakyat ????