Test Drive New Mitsubishi Mirage

Test Drive New Mitsubishi Mirage

SURABAYA (DP) — New Mitsubishi Mirage mencoba merubah segmennya yang sebelumnya adalah pasangan muda, kali ini adalah generasi muda yang enerjik. Memang tak ada ubahan besar yang ditemui, hanya saja terlihat keseriusan pada desain baru eksterior.

Tampilan wajah New Mirage lebih kental aroma sportif, terlihat dari desain bumper depan, akan lebih terpikat lagi bila menebus tipe Exceed, bisa temui kemilau chrome di sana, termasuk grille.

Masih membicarakan model Exceed, model terbaru Mirage ini juga disematkan sensor parkir dan velg alloy berukuran 15 inci dengan two tone. Yup, New Mirage Exceed merupakan mobil yang kami uji di kawasan Malang-Batu hingga Surabaya, yang disediakan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors – Agen Pemegang Merek Mitsubishi di Indonesia, (26-27/9).

Mitsubishi memang terlihat sangat serius pula dengan memberikan sentuhan baru pada interior. Kental aura sportif dan hal tersebut langsung menyapa ketika duduk di kokpitnya. Jok didesain baru agar pengendara duduk seperti terasa di “peluk”, sehingga tak membuat tubuh pengendara bergeser ketika mencoba menikung cepat.

Lingkar kemudi terlihat mantap di genggam balutan kulit dipadu hitam piano, bisa disetel sudut kemiringannya saja. Posisi duduk sangat pas dengan porsi pengendara dengan tinggi 170 cm berbobot 78 kg. Pandangan ke depan juga sangat pas di pilar A dan juga B. Padangan ke belakang melalui spion kabin juga terbilang cukup.

Perihal harga disuguhkan dengan tiga pilihan yakni Mirage Exceed (Rp 196 juta), Mirage GLS (Rp 183,5 juta) dan Mirage GLX (Rp 171,5 juta). Kesemuanya sama memamai mesin MIVEC 1.2L DOHC.

Bagi New Mirage, mengandalkan mesin 1.2L terbilang cocok dengan transmisi CVT berteknologi INVECS III (Intelligent & Innovative Vehicle Electronic Control System). Tapi sebelumnya kami terimpresi dengan radius putar New Mirage hanya 4,4 meter, kemudi juga sangat ringan berkat Electric Power Assist.

Memang terbilang jinak ketika mencoba pedal gas yang cukup ringan, tak ada sentakan berarti. Namun ketika pedal gas diinjak dalam-dalam, putaran mesin akan segera melonjak tinggi dan CVT akan memberikan sentakan untuk membuat New Mirage lebih bergegas.

Ketika melaju di jalur bebas hambatan di daerah Porong, memang keadaan aspal dan beton yang tak rata membuat interupsi kabin. Tapi masih bisa diterima hingga kecepatan 80 km/jam.

Bila kurang nyaman dengan suara dari permukaan jalan, cukup tekan remote pengeras suara audio di lingkar kemudi. Memang, audio masih in-dash tapi cukup memanjakan telinga. Penyejuk kabin cukup modern dengan model digital.

Melaju dengan ECO indicator yang berwarna hijau pada bagian panel instrumen, kami sempat mendapatkan angka 6.0/100 km alias 16,6 km/liter. Adanya ECo indicator, lumayan bisa memandu seberapa efesien pengendara menghemat isi dompetnya untuk pengisian ulang.

New Mirage memang cukup menghipnotis dengan berbagai keunggulan yang tak ditemui pada rivalnya. Bahkan rentang harganya juga cukup terjangkau berbanding Honda Brio Satya, Nissan March maupun Etios Valco. Fitur keselamatan mulai dari dual airbag hingga muat barang di bagasi sangat mendukung aktivitas kaum muda.

Bagi sebagian masyarakat akan lebih memilih GLS. Tapi buat kami, Exceed akan sangat mewakili jiwa muda yang gemar berkendara di kepadatan lalu lintas dan sedikit melepaskan adrenalin di jalur bebas hambatan. Sebab sudah mengaplikasi peranti pengereman ABS (Anti-Lock Braking System) dan ditambah EBD (Electronic Brake Distribution) sehingga pengereman lebih percaya diri. [dp/Kch]

© 2017 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR