First Drive: Keliling Kota Bandung Bersama Toyota Agya

/ 16 September 2013

BANDUNG (DP) — Sebuah pilihan baru ditawarkan Toyota Astra Motor (TAM) kepada Anda yang sedang mencari kendaraan — harga terjangkau, kompak, aman dan nyaman – sebagai transportasi sehari-hari, bahkan untuk kepentingan keluarga sekali pun.

Dan untuk membuktikannya, Toyota mengajak para jurnalis merasakan sensasi mengemudi Toyota Agya yang menyandang predikat mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) ini di Kota Bandung, bertajuk Totally You Experience-Media Test Drive pada akhir pekan lalu (13 dan 14/9).

Dengan pertimbangan Toyota Agya sebagai city car, dari Jakarta wartawan diboyong dengan bus menuju kota Bandung. Tiba di jalan Pasteur, para jurnalis dibagi dalam beberapa kelompok. Dapurpacu bersama dua jurnalis lain, mengendarai Agya G A/T.

Start dari Jalan Pasteur, dapurpacu memilih duduk di baris kedua. Dengan tinggi 170 cm dan berpostur sedang, ruang kabin belakang terasa begitu lapang, sekalipun pengemudi sudah menggeser tempat duduknya sampai mentok ke belakang, kaki masih bisa selonjoran. “Body boleh kecil, tapi ruang kabinnya bisa menampung bapak, ibu, dua anak plus seorang pengasuh,” kata teman yang duduk di samping pengemudi.

Sambil mendengar teman berkomentar tentang Toyota Agya, dapurpacu menikmati perjalanan menuju sebuah outlet di Jalan Riau. Dengan kecepatan sedang, goncangan tidak begitu terasa, namun suara gemuruh ban cukup mengganggu, sepertinya tekanan angin terlalu kencang, terutama saat melaju di jalan yang bergelombang.

Sepanjang perjalanan, Toyota Agya menjadi pusat perhatian pengguna mobil lain. Saat berhenti di lampu merah, beberapa pengemudi sempat membuka kaca jendela sambil memandang mobil yang kami tumpangi. Dapurpacu sempat melihat salah satu keluarga mengacungkan jempolnya ke arah kami, sambil tersenyum kami pun membalas acungan jempolnya.

Selesai sholat Jumat dan berbelanja pakaian untuk melengkapi permainan games yang wajib diikuti para jurnalis, perjalanan pun dilanjutkan ke sebuah rumah makan. Widyawati Soedigdo, GM Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor (TAM), dalam sambutannya, menjelaskan pasokan Toyota Agya sebanyak 15.000 unit sampai akhir tahun ini, sudah habis terjual.

“Kami berencana meminta tambahan pasokan dari pabrikan. Kalau permintaan bagus, sepertinya bisa ditambah,” ujar Widyawati.

Sejak diluncurkan pekan lalu, Toyota sudah menjual 17.557 unit Agya. Jumlah ini diperoleh dari surat pemesanan kendaraan (SPK) yang masuk sejak tahun lalu sebanyak 10.000 unit dan 1.574 unit dalam sejam pada hari peluncuran di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Senin (9/9).

Hebatnya, dari belasan ribu unit yang terjual, Toyota Agya varian G paling banyak dipilih, disusul varian TRD, dan sisanya varian E dengan harga paling murah.

Setelah itu, para jurnalis mendengarkan presentasi yang disampaikan General Manager Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, Dadi Hendriadi, yang menjelaskan Toyota Agya secara teknis, mulai dari mesin, airbag, hingga soal service.

Perjalanan bersama Toyota Agya dilanjutkan untuk sesi pemotretan. Giliran dapurpacu yang berada di balik kemudi. Pertama yang dilakukan adalah menggeser tempat duduk, agar mendapat posisi menyetir yang nyaman. Setelah itu, bertanya kepada teman di belakang, apakah dia terganggu. Oh! Ternyata tidak, padahal tinggi teman saya ini sekitar 175 cm, dengan ruas kaki yang cukup panjang. “Aman bos, kaki juga nggak ketekuk kok,” ujar teman yang duduk di baris kedua.

Setelah itu dapurpacu mulai menginjak pedal gas, melaju di jalanan kota Bandung yang akhir pekan lalu sangat padat. Namun dengan body kompaknya, Toyota Agya nyaman diajak bermanuver, terutama saat menyalip di jalanan sempit. Demikian pula saat harus mengambil jalur balik arah, karena sudah dilengkapi Electric Power Streering (EPS) ditambah dengan radius putar 4.4 m, mobil langsung berbalik arah tanpa harus mundur maju, mundur maju.

Pada sesi test drive ini, Toyota sengaja memilih rute-rute pendek, selain karena hanya bermesin DOHC 3 silinder berkapasitas 998 cc, Toyota Agya memang lebih nyaman dikendarai di dalam kota. Namun, bukan berarti mobil ini tidak bisa diajak keluar kota ataupun di jalan-jalan menanjak. Sebelum di lepas ke pasar, Toyota sudah melakukan ujicoba berulang-ulang.

Kendati jalanan di Kota Bandung macet, namun berkat kabin yang lapang, mengendarai Toyota Agya tidak cepat lelah. Anda bisa mengistirahatkan kaki kiri dengan berbagai cara. Ditambah lagi dengan suara musik yang keluar dari audio 2-DIN, dengan konektor USB dan AUX dan pastinya pendingin yang menghasilkan udara yang sejuk.

Sebuah fitur berupa alarm (5 waktu) bisa Anda setel untuk pengingat waktu sholat, meeting, atau pun janjian dengan klien dan kolega bisnis. Ada juga fitur lain, seperti eco-diving dan informasi konsumsi bahan bakar rata-rata. Indikator eco-driving akan menyala jika pengemudi dinilai mengemudikan mobil dengan irit.

Nah! Kalau Anda ingin Toyota Agya lebih irit, tinggal tekan eco driving. Caranya, tekan tombol untuk memilih menu yang ditampilkan pada multi Information display (MID), setelah dapat menu ECO aktifkan dengan cara menekan tombol tersebut sambil ditahan agak lama, begitu juga caranya ketika ingin dinonaktifkan.
“Kalau sedang diaktifkan, fitur tersebut bekerja berdasarkan sensor pada injakan pedal gas. Kalau pedal gasnya diinjak secara urut maka indikatornya akan menyala, begitupun sebaliknya, kalau digas spontan indikatornya akan mati,” jelas General Manager Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, Dadi Hendriadi, disela acara test drive Toyota Agya di Bandung.
Hanya saja, selama sesi test drive Toyota Agya, dapurpacu tidak sempat menggunakan eco driving. Pastinya, kalau Anda menggunakan gaya menyetir eco driving, konsumsi bahan bakarnya jauh lebih irit.

Tiba di Museum Geologi, langsung disambut guyuran hujan. Sesi pemotretan Toyota Agya dengan latar museum pun gagal. Perjalanan dilanjutkan ke sebuah café yang berlokasi di Telaga Bodas.

Sore hari jelang magrib, perjalanan bersama Toyota Agya dilanjutkan menuju Hotel Ibis, tempat para jurnalis menginap selama semalam di Kota Bandung. Jalan-jalan bersama Toyota Agya berakhir disini.

Toyota Agya tersedia dalam tiga varian yakni TRD-S, High-Grade (G), dan Medium-Grade (E) paling murah Rp 99,9 juta, menggunakan ban 155/80 R13 pelek dari pelat baja dengan tambahan dop plastik.

Sedangkan tipe G dan TRD S sudah menggunakan pelek 175/65R-14 alloy. Semua varian otomatik sudah menggunakan rem cakram (depan) berventilasi, spion luar yang bisa disetel melalui tombol (listrik), lampu kabut, spoiler atas belakang dengan lampu rem, serta pilar tengah yang dihitamkan. Juga ada tambahan ornamen khusus berlapis krom untuk lampu kabut.

Pada tipe G dan TRD S sebagai varian termahal, juga sudah dilengkapi multi-information display (MID), panel berlayar yang langsung menayangkan informasi konsumsi bahan bakar, eco indicator, audio 2DIN plus dual airbag. Sementara itu, tipe TRD S adalah G dilengkapi dengan aerokit TRD depan, belakang, samping, serta stiker dan emblem TRD S.

Anda tertarik? Silakan pilih sesuai dengan kantong! [DP]

© 2014, Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com. All rights reserved.

6 Komentar


Click to Insert Smiley

SmileBig SmileGrinLaughFrownBig FrownCryNeutralWinkKissRazzChicCoolAngryReally AngryConfusedQuestionThinkingPainShockYesNoLOLSillyBeautyLashesCuteShyBlushKissedIn LoveDroolGiggleSnickerHeh!SmirkWiltWeepIDKStruggleSide FrownDazedHypnotizedSweatEek!Roll EyesSarcasmDisdainSmugMoney MouthFoot in MouthShut MouthQuietShameBeat UpMeanEvil GrinGrit TeethShoutPissed OffReally PissedMad RazzDrunken RazzSickYawnSleepyDanceClapJumpHandshakeHigh FiveHug LeftHug RightKiss BlowKissingByeGo AwayCall MeOn the PhoneSecretMeetingWavingStopTime OutTalk to the HandLoserLyingDOH!Fingers CrossedWaitingSuspenseTremblePrayWorshipStarvingEatVictoryCurseAlienAngelClownCowboyCyclopsDevilDoctorFemale FighterMale FighterMohawkMusicNerdPartyPirateSkywalkerSnowmanSoldierVampireZombie KillerGhostSkeletonBunnyCatCat 2ChickChickenChicken 2CowCow 2DogDog 2DuckGoatHippoKoalaLionMonkeyMonkey 2MousePandaPigPig 2SheepSheep 2ReindeerSnailTigerTurtleBeerDrinkLiquorCoffeeCakePizzaWatermelonBowlPlateCanFemaleMaleHeartBroken HeartRoseDead RosePeaceYin YangUS FlagMoonStarSunCloudyRainThunderUmbrellaRainbowMusic NoteAirplaneCarIslandAnnouncebrbMailCellPhoneCameraFilmTVClockLampSearchCoinsComputerConsolePresentSoccerCloverPumpkinBombHammerKnifeHandcuffsPillPoopCigarette

  1. murdyanto

    Apakah agya bisa dibuktikan untk pejalanan luar kota dan menanjak, jika bagus, saya akan beli type TRDs, tlg dibalas,karena kampung mudik saya daerah ponorogo,

  2. i,v been try it and then buy it, to be honest it is really great and awesome as matter of fact keep steady eventhough drive fast and do some slight manouver, i would say this is the best and gorgeous city car ever. Star Star Star

  3. bicara kwalitas harus mengacu pd standar kei car d jepun yg penerapn tknologi n fitur kselamatn patut d apresiasi, agya masi mending kalo ayla sih mengenaskan

  4. mending Splash matik bekas atuh lebih tinggi, Bandung sering banjir yg kerdil gini y ancur

  5. cong benn, lu mau ngebut trus tabrakin mobil apa buat kebutuhan sehari2? pusingin amat. ada harga ada kualitas, ini mobil pasti laku. maka nya lu jadi sales toyota biar cepet kaya dari hasil penjualan mobil toyota.

  6. lulus uji tabrak jepun NCAP nda nii? ato cuma asean aj?