Skutik Suzuki Nex Semakin Irit

Indra Prabowo | 27-Apr-2012
Skutik Suzuki Nex Semakin Irit
POPULER
Lolos Dari Kecelakaan Hebat, Dimas Ekky Finish di Posisi 9Pebalap Asal Depok ‘Menggila’ di Aragon SpanyolLagi, Honda Sonic Pecundangi Yamaha MX King di MotoprixF1 Monaco 2016 Jadi Balapan Sulit untuk Rio HaryantoSenyum Khas Ricciardo Hilang di Podium F1 Monaco 2016

JAKARTA (DP) – Suzuki Nex semakin menegaskan dirinya sebagai skutik teririt. Saat diluncurkan akhir 2012, Suzuki mengklaim Suzuki Nex sebagai skuter otomatik paling irit di Indonesia dengan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) 79,6 km/liter.

Kemarin (26/4), Suzuki menantang 10 jurnalis untuk memecahkan rekor tersebut. Rute yang diambil Epicentrum Walk ( Jl. HR Rasuna Said) – Jl. Letjend MT Haryono – Jl. HR Rasuna Said – Jl. Diponegoro – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Jenderal Gatot Subroto – Jl. HR Rasuna Said (Epicentrum Walk).

“Rute ini mewakili kondisi lalu lintas di Jakarta, di mana Suzuki Nex merupakan skutik perkotaan yang lincah dan irit,” kata Paulus Firmanto, Direktur Pemasaran dan Penjualan, PT Suzuki Indomobil Sales. “Tadi pagi, sekitar pukul 11.00 WIB, kami coba rute ini dan menghabiskan 77 km/liter.”

Jarak tempuh rute sekitar 20 km. Dan diperkirakan menelan waktu sekitar 50 – 60 menit dari start hingga finish.  Para jurnalis mengujinya pada pukul 16.00 WIB, ketika lalu lintas disibukkan masyarakat pulang kantor.

Dapurpacu.com sendiri sebagai salah satu perserta melihat semua jurnalis merunduk untuk mereduksi hambatan angin. Dan, bahkan semuanya memperlambat kecepatan Suzuki Nex – mereka mengaku berjalan 40 – 50 km/jam.

Di beberapa titik kami menemui kemacetan seperti di undepass Tol Dalam Kota menuju Jl. HR Rasuna Said, sepanjang Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. Jenderal Gatot Subroto. Tentu saja, ini merugikan kami karena harus stop-and-go berkali-kali sehingga membutuhkan lebih banyak bensin.

Keluar sebagai pemenang Aris Harvenda dari Kompas.com yang memecahkan rekor. Pria berambut jambul ini berhasil menorehkan 80,6 km/liter.

“Saya hanya berjalan rata-rata 40 km/jam dan mengurangi stop-and-go. Dari jauh saya memperhitungkan lampu lalu lintas di persimpangan Jl. Diponegoro – Jl. HR Rasuna Said sehingga tidak perlu berhenti,” terangnya.

Aris sebenarnya sempat menyimpang dari rute, di mana memutar di ujung Jl. HR Rasuna Said sebelum masuk ke Epicentrum Walk. Jarak tempuhnya 24,7 km atau lebih panjang sekitar 4 km dari semua peserta.

Sementara rider dari Dapurpacu.com berjalan sekehendak hatinya. Jarum speedometer sering melewati 60 km/jam. Catatan konsumsi BBM Suzuki Nex kami 62 km/liter. Ah, melayanglah Suzuki Nex…. [dp/Ind]

© 2016 Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com All Rights Reserved.
KOMENTAR

  1. beno
    3 May 2012

    @bejo: liat dong tuh jurnalis dapurpacu sendiri pake seenak jidat, dapet 62 km/l..cukup irit juga..

  2. Bejo
    29 April 2012

    Kaya gini kok dibuat jadi iklan…ya emang bener mewakilin kondisi lalu lintas jakarta, tp emanya ada yg bawa motor 40-50km/jam n jarang brenti??? Ati2, belajar dr kasus nissan march…kl mo irit bike to work aje

  3. Andi Speed
    28 April 2012

    Bravo Suzuki…!!!

  4. Lemans
    28 April 2012

    Pabrik sepeda motor tidak pernah mencoba menggunakan bahan bakar gas, padahal Indonesia sangat kaya gas