Test Drive: Suzuki Ertiga GX 2013

Test Drive: Suzuki Ertiga GX 2013
/

DENPASAR (DP) – Suzuki Ertiga menjadi salah satu ‘hot stuff’ tahun ini. Sejak dipamerkan pertama kali di Indonesia International Motor Show 2010 dalam bentuk konsep Suzuki R3, langsung mengundang reaksi positif dari masyarakat.

Dapurpacu.com menjadi salah satu media yang diundang PT Suzuki Indomobil Sales untuk melihat secara langsung peluncuran versi produksi Suzuki Ertiga. Debut global versi produksi Suzuki Ertiga di New Delhi Auto Expo 2012, yang digelar 7-11 Januari lalu.

Dan pada 17-19 April 2012, Dapurpacu.com bersama sejumlah media Tanah Air mendapat kesempatan mencicipi Suzuki Ertiga di Pulau Dewata. Media test ride dilaksanakan sebelum diluncurkan secara resmi di Jakarta pada 22 April lalu.

Dari selasar Kedatangan Bandar Udara Ngurah Rai, saya melihat barisan Ertiga GX berkelir Serene Blue terparkir rapi. Impresi awal mengesankan, desain Ertiga terlihat manis dan santun dalam pikiran saya.

Persepsi saya berbeda dengan Hisanori Matsushima, chief designer Suzuki Ertiga, yang mengatakan karyanya ini berkarakter sporty. Namun, kami sepakat MPV 7-seater ini sedap dipandang.

Bagian depan Ertiga mirip New Suzuki Swift yang menjadi basisnya. Desain bagian buritan  tidak rumit dengan lampu stop di atas dan lampu kombinasi mirip Suzuki SX4.

Dengan mengambil platform New Suzuki Swift, Ertiga terasa seperti sebuah estate: ground clearance rendah dan pengemudi duduk seperti di dalam sebuah sedan (hatchback). Kedua hal tersebut tidak dimiliki dua pesaingnya Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Sebagai pengemudi, Anda diberi kemudahan untuk mengatur kemiringan setir (tilt steering). Fitur ini ditemukan di Avanza, pula.

New Swift memiliki panjang 3850 mm, lebar 1695 mm, tinggi 1510 mm, dan wheelbase 2430 mm. Ertiga lebih panjang 415 mm, tinggi 175 mm, dan dengan lebar yang sama. Wheelbase Ertiga lebih panjang 310 mm.

Sama seperti New Swift, Ertiga menganut sistem front-wheel-drive untuk memberikan kesenangan dan kelincahan berkendara. Selain itu FWD membuat terowongan transmisi lenyap sehingga lantai kabin rata – membuat kaki-kaki para penumpang di baris kedua dan ketiga lebih nyaman dan bagasi menjadi lebih luas.

Saya memberi apresiasi kabin Ertiga yang hadir dengan warna cerah beige dan aksen chrome sehingga mempertegas kesan luas dan mewah. Tekstur di jok yang empuk pun menarik perhatian.

Dua jok baris kedua dapat digeser maju-mundur sejauh 240 mm. Tersedia ruang kargo 135 – 735 liter. Jok baris pamungkas menawarkan legroom dan shoulder room yang cukup bagi dua penumpang dewasa, namun saya pribadi lebih suka menjadi pengemudi atau penumpang di jok baris kedua atau samping supir.

Sayangnya, Suzuki belum memasarkan AC double blower agar ketika kabin diisi penuh 7 penumpang, kabin paling belakang tetap terasa sejuk ketika berkendara di siang yang sangat panas. Untuk sementara ini Anda bisa memasang kaca film. Atau memutar AC ke level 2 atau 3 dengan resiko supir dan penumpang di depan kedinginan seperti yang saya alami setelah mengabulkan permintaan seorang wartawan senior yang duduk di jok baris kedua.

Sistem audio dapat menyetel MP3 dan terkoneksi dengan USB. Setir Ertiga GX diperkaya audio switch controls. Di bagian meter cluster tersedia MID (Multi Information Display) digital yang salah satu fungsinya menampilkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Sepanjang 200 km perjalanan di Bali (Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Gianyar, Ubud), rombongan dikawal pihak Kepolisian dan berjalan sekitar 70 km/jam. Dalam catatan saya, konvoi tidak menemukan jalan rusak dan rute menantang – tikungan tajam dan tanjakan curam.

Electronic power steering (EPS) milik Ertiga sangat ringan sehingga membantu pengemudi berkelit di kepadatan lalu lintas. EPS diambil dari New Suzuki Swift. Ertiga memiliki turning radius 5,2 m.

Suspensi terasa lembut ketika melaju sekitar 70 km/jam. Kelembutan ini ditularkan dari New Suzuki Swift yang akan dipasarkan di Indonesia Motor Show 2012.

Beberapa permukaan jalan yang tidak rata dapat dijawab dengan baik. Suspensi depan menganut MacPherson strut dengan coil spring dan suspensi belakang Torsion beam dengan coil spring.

Kabinnya senyap. Intrusi udara dapat direduksi dengan sangat baik. Suara ban masih terdengar namun sama sekali tidak mengganggu perjalanan Anda bersama keluarga tercinta.

Di Ertiga, Anda akan diperingatkan melalui bunyi dan lampu indikator ketika mobil berjalan sementara tuas rem parkir masih aktif. Kami (bertiga) sempat mencari penyebab suara tersebut keluar, ternyata tuas rem parkir belum sepenuhnya istirahat.

Sepanjang sesi touring kedua mata saya sering melihat ke konsumsi BBM. Dengan kondisi jalan lancar dan mobil berlari sekitar 70 km/jam, MID mengabarkan keiritan Ertiga 14,3 – 15 km/liter.

Pedal kopling terasa ringan dan perpindahan gear tidak pendek/jauh. Pedal ringan sangat membantu pengemudi, terutama wanita, saat terjebak di kemacetan. Atau Anda mau bersabar menunggu versi otomatisnya?

Mesin K14B berkonfigurasi 4-silinder 1,4 liter DOHC VVT terdengar cukup lembut dan smooth. Namun, sekali lagi, itu selama perjalanan kami.

Secara keseluruhan, dengan plus dan minus, Ertiga menggoda. Apakagi Suzuki Ertiga GX dilengkapi rem ABS+EBD dan dua airbag depan dengan harga Rp 165 juta. Kasih kami transmisi otomatis dan AC double blower. [dp/Ind]

 

 

 

© 2014, Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com. All rights reserved.
18 Komentar


CAPTCHA Image
*

  1. harga ertiga

    ertiga megerti keluarga

  2. biasa aja bos……

  3. angkasajogja

    Saya rasa selama ini orang Indonesia sdh tersugesti dgn merk purna jual padahal mobil aja belum dibeli sdh mikir mau jual. Tapi kmrn saya survey di atpm yg sdh pesan pada mundur pindah ke ertiga. Mdh2n sugesti purna jual akan luntur dgn datangnya paradigma baru Ertiga. :yes:

  4. ando saragih

    Saya ada rencana beli mobil mpv hrg 160jt an, pilihan byk al : duo AX, evalia, exora, ertiga. Plus minus sdh dipertimbangkan stlh test drive, pilihan pd exora dan ertiga krn dari segi kenyamanan dan keamanan lbh baik, plat body lbh tebal dr pesaing lainya dan dilengkapi pengaman side body, dual airbag,abs. Kl suspensi exora top banget tp stlh g baca dpt googling dinegara asalnya banyak yg komplain. Akhirnya pilihan gw jatuh pd ertiga, gw yakin penjulan di indo akan sukses apalagi kl dilengkapi double blower dan ada varian maticnya. Penjualan suzuki akan naik dan bisa mengalahkan primadona duo AX.

  5. santoso

    kalo lihat model mobilnya sih manis, inovasi yang lumayan dari maruti suzuki india. produk murah india yang coba diadu nasibnya di indonesia.

  6. Tapi ќºQ ‎​‎​G̶̲̅ãK̶̲̅ ada fitur blutut dab audio loudspeaker buat telp Ɣå媪 ({}) ;)?… Tapi indennya lama banget yah??… 6 bulanan …. Gilaaa… Pengen juga sih

  7. rachman

    Great…terkadang kita butuh saran Dr org lain..Dan menurut sy ertiga mmg mantap…

  8. Komentarnya pada Nora…….
    Yang Bilang Sayur nangka Enak,, Biarin aja..
    Yang bilang Sayur jengkol Enak ,,, Biarin aja
    Yang ga suka sayur nangka Jangan di paksa makan…
    Begitu juga yang ga suka sayur jengkol Jangan di paksa makan,,,,,
    Keduanya Bisa Muntah semua…..
    Berpikirlah Positif aja….
    Hidup ini penuh pilihan…. Tergantung kita sendiri… mana yg menurt kita baik… ya itu yg kita pake… thank’s…

  9. Big Think

    Ertiga Great for the Value and SAFETY ..!!
    2 AirBag..ABS+EBD…perfect
    Kenapa yah orang orang Indon masih terbuai sama duo kaleng dengan acessoris spt AC double blower. Gak mikir apa itu dua mobil kaleng cocok nya utk org bunuh diri. Kagak ada Airbag..yg velozpun harga udah overload hanya punya ABS tanpa Airbag + EBD..parahhhhh….

  10. Bejo

    Konstan 70km/jam cuman dape 1:15??? Veloz gw aja kl konstan segitu bs 1:15,4…ini kan 1400cc fwd? Dah pasti mendingan livina kl fwd, model jg mirip…double blower…kaya gini mo ngelibas duo kaleng? Kira liat sama2 deh…

  11. jakartans

    Suzuki – Toyota, sesama Jepang ga mungkin saling makan, begitu juga Nissan dengan Evalia. Nanti yang seru ketika Chevrolet PM7 datang. Ada kemungkinan Amerika makan Jepang.

  12. dempul mobil

    bener agan semua, tambahin double blower and matic, niscaya duo AX, grand livina, freed kelibas dehh…
    lagi ngumpulin duit buat inden…

  13. udah ikutan test drive, emang nyaman, senyap, mewah interiornya..value for money si R3 ini, cuman kurang AC-nya aja….masih single blower!!! sama door handle & grill’nya belom chrome..mudah2an Suzuki segera merespon hal ini. sementara nunda dulu untuk meminangnya..

  14. Keren sih..kepikiran waktu itu pengen sabar nunggu ertiga.tpi trauma sama aerio dulu :( .. Beli livina deh

  15. Effendy

    Duo Kalae di atas kertas saja sdh liwat nih

  16. keren. Bisa menggusur dominasi duo kaleng

  17. Adhitours

    Bener mantap kaya mobil mahal, sayang cuma ACnya masih single.

  18. MANTAP!!!! Kurangny cuma di Blower AC, klo udah doble blower, avanza pasti lewat…